Foto. Kepala SMPN 1 Manuhing Raya, Lelon Tuah,S.Pd.(jendelakalteng/Ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Bantuan Dana Revitalisasi Sekolah Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum penting bagi SMP Negeri 1 Manuhing Raya, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman dan representatif.
Kepala SMPN 1 Manuhing Raya, Lelon Tuah, mengatakan program revitalisasi tersebut menjadi angin segar sekaligus tonggak baru bagi perkembangan sekolah yang dipimpinnya.
“Mewakili seluruh warga sekolah, kami menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gunung Mas serta kementerian terkait atas perhatian nyata terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di daerah kami,” kata Lelon saat diwawancarai, Sabtu (12/9/2026) melalui panggilan telepon.
Menurut Lelon, sebelum program revitalisasi dilaksanakan, sejumlah fasilitas fisik di SMPN 1 Manuhing Raya telah mengalami penurunan fungsi akibat faktor usia. Kondisi tersebut sedikit banyak berdampak terhadap kenyamanan proses kegiatan belajar mengajar (KBM).
Namun, melalui alokasi Dana Revitalisasi Tahun Anggaran 2026, kondisi tersebut mulai berubah. Sejumlah fasilitas sekolah kini telah ditata dan diperbaiki sehingga lingkungan SMPN 1 Manuhing Raya tampil lebih modern, representatif dan mendukung proses pembelajaran.
“Berkat alokasi dana revitalisasi tahun 2026 ini, wajah SMP Negeri 1 Manuhing Raya kini tampil jauh lebih modern, representatif dan inspiratif,”ujar Lelon.
Lelon membeberkan, ruang kelas yang sebelumnya dinilai kurang layak kini telah direnovasi menjadi ruang belajar yang lebih bersih, terang dan nyaman bagi peserta didik. Pembenahan juga mencakup ruang administrasi, perpustakaan dan laboratorium.
Penataan ulang fasilitas dan tata ruang sekolah tersebut, lanjutnya, tidak sekedar memperbaiki tampilan fisik,tapi diarahkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif, aman dan ramah anak dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran.
“Dengan kondisi fasilitas yang baru dan memadai, terlihat jelas peningkatan antusiasme serta semangat yang tinggi dari para siswa maupun dewan guru dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di sekolah,”jelas Lelon.
Lelon menegaskan, peningkatan fasilitas melalui program revitalisasi tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Sarana dan prasarana yang telah dibangun harus dijaga, dirawat dan dimanfaatkan secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa fasilitas yang megah dan baru ini merupakan sebuah amanah besar,” tegas dia.
Karena itu, Lelon memastikan, pihak manajemen SMPN 1 Manuhing Raya berkomitmen melakukan pemeliharaan secara berkala serta menanamkan kesadaran kepada seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah diberikan pemerintah.
“Kami akan berupaya merawat dan menjaga serta mengoptimalkan pemeliharaan fasilitas secara berkala, sehingga usia pakai sarana dan prasarana ini dapat dirasakan manfaatnya oleh generasi-generasi selanjutnya,”tambah Lelon.
Lebih jauh, Lelon menyatakan bahwa wajah baru sekolah harus menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan prestasi peserta didik.
Pihaknya akan menjadikan dukungan fasilitas tersebut sebagai salah satu modal untuk mendongkrak prestasi akademik maupun nonakademik, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Fokus kami adalah prestasi. Wajah baru sekolah ini harus menjadi pelecut semangat untuk mendongkrak prestasi akademik maupun nonakademik peserta didik di tingkat regional maupun nasional,”tandas Lelon.
Lelon berharap dukungan pemerintah melalui revitalisasi sekolah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di wilayah Manuhing Raya.
“Sekali lagi, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat dan daerah atas dukungannya. Semoga SMP Negeri 1 Manuhing Raya terus konsisten melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing tinggi,”pungkas Lelon.(njh)












