DPRD Pertanyakan Pemda Terkait Deviden Dari Penyertaan Modal di PT. Bank Kalteng

Senin, 22 Juli 2024 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Katingan Tony Yosepta.(Jendela Kalteng/ Ist)
Kasongan,Jendela Kalteng
Pada kegiatan paripurna ke-7 masa persidangan III tahun sidang 2024, dalam rangka penyampaian hasil Rapat Kerja (Raker) gabungan komisi-komisi DPRD Kabupaten Katingan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023, DPRD Katingan melayangkan beberapa pertanyaan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Katingan.
Disampaikan oleh anggota DPRD Katingan Tony Yosepta, pihaknya mempertanyakan deviden hasil daripada penyertaan modal di PT. Bank Kalteng.
“Agar Pemda Kabupaten Katingan segera mempertanyakan kepada PT. Bank Kalteng Cabang Kasongan terkait dengan deviden hasil dari penyertaan modal,”Ucap Tony Yosepta, Senin (22/7/2024) diruang paripurna DPRD Katingan.
Seperti yang diketahui bahwa deviden dari penyertaan modal Pemda Katingan belum kunjung dibayar oleh PT. Bank Kalteng Cabang Kasongan dalam kurun dua tahun terakhir yaitu ditahun 2022 dan 2023.
Ketika dikonfirmasi, Sekda Katingan Pransang membenarkan bahwa PT. Bank Kalteng Cabang Kasongan belum kunjung membayar deviden dari hasil penyertaan modal selama kurun waktu dua tahun.
Pransang menuturkan, bahwa pihaknya akan segera mempertanyakan terkait dengan deviden dari hasil penyertaan modal Pemda Katingan kepada pihak PT. Bank Kalteng.
“Akan kita pertanyakan secara tertulis kepada direktur Bank Pembangunan Kalteng (BPK) Cabang Kasongan,”Ujar Pransang.
Dijelaskan Pransang, sebelumnya pihak Bank Kalteng sudah berjanji untuk menyerahkan hasil deviden, namun hingga kini belum kunjung direalisasikan.
Sekda menyebutkan bahwa pihaknya akan berupaya mempertanyakan deviden tersebut, sebab berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Iya tentu berdampak, karna deviden dan penyertaan modal tersebut bagian dari investasi yang kita tanam di BPK,”Tuturnya.
Belum dibayarnya deviden dan penyertaan modal selama dua tahun tersebut lanjut Pransang, sangat berpengaruh terhadap persentase penyumbang tidak tercapainya target PAD yang telah ditetapkan. (Tr/Lim)
Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

DPRD Katingan Tetapkan Perubahan APBD 2025, Pemerintah Daerah Tegaskan Komitmen Pada Transparansi dan Efektivitas Pembangunan
Pemkab Katingan dan DPRD Bahas R-APBD Perubahan 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Efisiensi Anggaran
Pemkab dan DPRD Katingan Bahas Raperda Perubahan APBD 2025
Bupati Saiful Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda Perubahan APBD 2025
Bupati Saiful Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2025 : Penyesuaian Untuk Pembangunan Yang Lebih Efektif
Bupati Saiful Tekankan Pengelolaan APBD 2025 Yang Efektif dan Responsif Terhadap Tantangan Daerah
Bupati Saiful Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2025, Tekankan Sinergi dan Efisiensi Pembangunan Daerah
DPRD dan Pemkab Katingan Sepakati Hasil Evaluasi Gubernur Terhadap RPJMD 2025–2029

Berita Terkait

Jumat, 19 September 2025 - 15:59 WIB

DPRD Katingan Tetapkan Perubahan APBD 2025, Pemerintah Daerah Tegaskan Komitmen Pada Transparansi dan Efektivitas Pembangunan

Kamis, 18 September 2025 - 10:20 WIB

Pemkab Katingan dan DPRD Bahas R-APBD Perubahan 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Efisiensi Anggaran

Rabu, 17 September 2025 - 14:30 WIB

Pemkab dan DPRD Katingan Bahas Raperda Perubahan APBD 2025

Selasa, 16 September 2025 - 15:06 WIB

Bupati Saiful Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda Perubahan APBD 2025

Selasa, 16 September 2025 - 13:02 WIB

Bupati Saiful Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2025 : Penyesuaian Untuk Pembangunan Yang Lebih Efektif

Berita Terbaru