Ada Apa di Taman Kota Kuala Kurun? Pelaku UMKM Merasa “Terusir” dan Tuntut Keadilan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pelaku UMKM yang selama ini berjualan di kawasan Taman Kota Kuala Kurun.(Jendela Kalteng/nh)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Pemasangan police line dan spanduk bertuliskan Dilarang Berjualan dan Buka Lapak Permainan di Area Taman Kota Kuala Kurun oleh anggota Satpol PP Gunung Mas (Gumas) Jumat (23/1/2026) pagi,menuai respon dari  pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menggantungkan hidup di kawasan Taman Kota Kuala Kurun.

Para pelaku UMKM itu pun angkat suara dan meminta keadilan kepada pemerintah daerah agar nasib mereka tidak semakin terpinggirkan.Mereka mengeluhkan larangan berjualan itu membuat mereka merasa disingkirkan dan kehilangan mata pencaharian.

Mereka menilai kebijakan pemasangan police line serta spanduk Pelarangan Berjualan dan Buka Lapak Permainan di Area Taman Kota Kuala Kurun, dilakukan tanpa pernah ada pemberitahuan kepada mereka.

Mereka mengaku tidak pernah diberikan lokasi alternatif yang layak, sehingga berdampak langsung pada menurunnya pendapatan dan keberlangsungan usaha mereka.

Kepada jendelakalteng.co.id, Sabtu (24/1/2026), salah satu pelaku UMKM mengungkapkan, selama ini taman kota menjadi tempat strategis untuk mencari nafkah bagi kurang lebih 40 pelaku UMKM. Namun adanya penertiban itu, mereka merasa kehilangan ruang berusaha.

“Kami bukan ingin melanggar aturan, kami hanya ingin diberi ruang untuk bertahan hidup. Jangan sampai UMKM yang seharusnya didukung justru diusir,”ucapnya dengan nada lirih penuh kekecewaan.

Dia mengaku, mereka yang “terusir” selama ini telah membayar biaya lapak sebesar Rp. 300.000 kepada pihak ketiga yang mengelola kawasan tersebut. Ironisnya, pembayaran itu dilakukan tanpa mereka pernah menerima tanda bukti pembayaran, seperti karcis atau struk resmi sebagaimana parkir kendaraan.

“Kami bayar biaya lapak. Tanda bukti pembayarannya berupa kwitansi saja.Oknum pihak ketiga itu mengatakan saling percaya saja,”bebernya.   

Menurutnya, penataan kota seharusnya berjalan beriringan dengan pemberdayaan UMKM, bukan sebaliknya,UMKM di singkirkan.

Para pelaku UMKM itupun menegaskan sikap mereka, bahwa mereka tidak menolak penataan. Bahkan,mereka mengaku siap dipindahkan, asalkan lokasi pengganti yang disediakan strategis dan layak secara ekonomi. Meski demikian, mereka berharap tetap diberi ruang untuk berjualan di kawasan taman Kota Kuala Kurun.(nh)

 

 

 

 

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

PMI dan Perumdam Bergerak Cepat, 4.000 Liter Air Bersih Disalurkan Tiap Hari ke Wilayah Terdampak Kekeringan
Kesbangpol Gumas Perkuat Deteksi Dini, Sinergi Pemerintah dan FKDM Antisipasi Potensi Kerawanan
Dari Kios Pinggir Jalan Sangkurun, Mama Ranti Menyalakan Asa Keluarga; Omzet Ratusan Ribu, Harap Kacang Tanah Lokal Jadi Penopang UMKM Gumas
Kreativitas Anak Daerah Bersinar! Sandy Ramadhan Juarai Lomba Video Reels Hari Jadi ke-24 Gunung Mas
Raungan Sengso yang Membesarkan Keluarga, 47 Tahun Menaklukkan Rimba, Barito Tutup Mesin Chainsaw dan Menikmati Senja Bersama Istri
Dari Kuala Kurun ke Panggung Peradilan Nasional, Muhammad Aliyuddin Kini Pimpin PA Jakarta Pusat
Warga Sambut Baik SE Bupati, Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
Bupati Jaya Turun Tangan! SPBU Wajib Tutup Pukul 19.00 WIB, Penimbun dan Mafia BBM Diultimatum; Siap-Siap Ditindak Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:29 WIB

PMI dan Perumdam Bergerak Cepat, 4.000 Liter Air Bersih Disalurkan Tiap Hari ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Kesbangpol Gumas Perkuat Deteksi Dini, Sinergi Pemerintah dan FKDM Antisipasi Potensi Kerawanan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:19 WIB

Dari Kios Pinggir Jalan Sangkurun, Mama Ranti Menyalakan Asa Keluarga; Omzet Ratusan Ribu, Harap Kacang Tanah Lokal Jadi Penopang UMKM Gumas

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Kreativitas Anak Daerah Bersinar! Sandy Ramadhan Juarai Lomba Video Reels Hari Jadi ke-24 Gunung Mas

Senin, 25 Mei 2026 - 17:49 WIB

Raungan Sengso yang Membesarkan Keluarga, 47 Tahun Menaklukkan Rimba, Barito Tutup Mesin Chainsaw dan Menikmati Senja Bersama Istri

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Gercep Atasi Karhutla, Polres Gumas-Tim Gabungan Jinakkan Api di Tewah!

Sabtu, 15 Agu 2026 - 18:40 WIB