Jreng! Jaya-Forkopimda Harubuh Manugal

Rabu, 25 Oktober 2023 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto.  Bupati Gumas Jaya S Monong sedang manugal pada kegiatan Harubuh Manugal, Handep Hapakat Menggali Kearifan Lokal Budaya Dayak dengan Tradisi Manugal di lokasi lahan / ladang Desa Upon Batu, Kecamatan Tewah, Selasa (24/10). (Jendela Kalteng/nh)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong, Wakil Bupati (Wabup) Efrensia LP Umbing dan suami D K Mandarana serta unsur Forkopimda mengikuti kegiatan  Harubuh Manugal, Handep Hapakat Menggali Kearifan Lokal Budaya Dayak dengan Tradisi Manugal di lokasi lahan / ladang Desa Upon Batu, Kecamatan Tewah, Selasa (24/10).

Kegiatan yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) diikuti anggota DPRD Gumas Punding S Merang, Evandi, Polie L Mihing dan Yuniwa. Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekobang) Guanhin, beberapa kepala perangkat daerah dan sejumlah pejabat eselon tiga, Camat Tewah, Ketua TP PKK Ny Mimie Mariatie Jaya S Monong, beberapa kepala desa, perwakilan tokoh masyarakat / adat / pemuda dan undangan lainnya.

Jaya menyambut baik kegiatan dan menyatakan Harubuh Manugal merupakan tradisi menanam padi secara tradisional yang dilakukan masyarakat Dayak Ngaju Kalimantan Tengah (Kalteng) secara bersama-sama atau bergotong royong.

“Manugal salah satu kearifan lokal di Kalimantan Tengah yang dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. Tradisi ini harus terus dirawat untuk diketahui generasi yang akan datang,” terang Jaya.

Jaya mengaku dirinya sudah terbiasa mengikuti kegiatan Harubuh Manugal sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Kegiatan Harubuh Manugal mencerminkan persaudaraan dan kebersamaan dalam perbedaan yang ada.

Dalam laporannya, Kepala Disbudpar Gumas Hansli Gonak menyampaikan tujuan kegiatan, untuk meningkatkan kerjasama dan kebersamaan pemkab dengan masyarakat desa dalam rangka melestarikan adat budaya dan tradisi serta menumbuh rasa kekeluargaan.

Melestarikan adat tradisional masyarakat Dayak Kalteng khususnya di Kabupaten Gumas. Memperkenalkan kearifan budaya lokal. Sebagai sarana promosi budaya dan pariwisata kabupaten / kota di Kalteng.

Membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk berladang dan bercocok tanam yang selama ini hamper ditinggalkan. 

Meningkatkan kesejahteraan melalui bercocok tanam dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gumas.

Pantauan Jendela Kalteng, sebelum kegiatan dilakukan, didahului dengan ritual adat Dayak Kalteng khususnya di Gumas, yakni manawur, mampisik ganan petak, manimang binyi dan mengambil benih.

Setelah ritual, dilanjutkan dengan kegiatan manugal menggunakan kayu yang diruncingkan pada bagian depan untuk membuat lubang di tanah. Selanjutnya benih padi dimasukkan pada lubang tersebut.

Pembuatan lubang di tanah dilakukan oleh laki-laki, sedangkan para ibu menaburkan benih padi pada tanah yang sudah berlubang.

Kegiatan harubuh manugal semakin seru dengan tradisi hajamuk, yakni tradisi adat Dayak Kalteng khususnya Gumas berupa mengoles pipi bahkan seluruh wajah dari arang kayu hasil pembakaran lahan untuk berladang.

Semua peserta harubuh manugal dari segala lapisan usia, baik tua maupun muda, melakukan hajamuk sehingga tampak pipi bahkan seluruh wajah peserta harubuh manugal menjadi hitam lantaran dioles arang kayu hasil pembakaran lahan untuk berladang. (nh)

 

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Komite SMPN 1 Manuhing Raya Dorong Penguatan Sarana Olahraga, Bidik Prestasi Siswa hingga O2SN
Infrastruktur Dasar Masih Jadi Tantangan, Miri Manasa Dorong Perbaikan Jalan hingga Pemerataan Listrik!
Revitalisasi SDN 3 Kuala Kurun Berjalan, Delapan Ruang Kelas dan Fasilitas Sanitasi Direhabilitasi
MBG di SMPN 1 Kurun Berjalan Lancar, Menu Jadi Catatan; Siswa Senang, Tapi Tak Selalu Menghabiskan!
Isu Poros Syauqi-Jaya Mengemuka, Bupati Jaya: Pilgub 2029-2030 Masih Jauh…
Turun Gunung ke Miri Manasa,Bupati Jaya Lakukan Pembinaan Rohani dan Layanan Kesehatan Gratis,Sasar 3 Desa!
SMPN 6 Kurun Belum Terima MBG, 205 Siswa Masih Menanti Pemerataan MBG!
Revitalisasi 2026 Dongkrak Kualitas SMPN 1 Manuhing Raya, Fasilitas Makin Representatif dan Prestasi Jadi Target

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:11 WIB

Komite SMPN 1 Manuhing Raya Dorong Penguatan Sarana Olahraga, Bidik Prestasi Siswa hingga O2SN

Jumat, 25 September 2026 - 13:44 WIB

Infrastruktur Dasar Masih Jadi Tantangan, Miri Manasa Dorong Perbaikan Jalan hingga Pemerataan Listrik!

Jumat, 25 September 2026 - 11:14 WIB

Revitalisasi SDN 3 Kuala Kurun Berjalan, Delapan Ruang Kelas dan Fasilitas Sanitasi Direhabilitasi

Senin, 21 September 2026 - 16:05 WIB

MBG di SMPN 1 Kurun Berjalan Lancar, Menu Jadi Catatan; Siswa Senang, Tapi Tak Selalu Menghabiskan!

Jumat, 18 September 2026 - 16:58 WIB

Isu Poros Syauqi-Jaya Mengemuka, Bupati Jaya: Pilgub 2029-2030 Masih Jauh…

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Perempuan Budak Shabu 51,01 Gram,Digulung Satresnarkoba Polres Gumas

Jumat, 2 Okt 2026 - 17:09 WIB

Hukum dan Kriminal

Jreng! Polres Gumas Berangus Barbuk Shabu dari 2 Perkara

Kamis, 1 Okt 2026 - 12:36 WIB