Foto. Pelepasan Tim PPK Ormawa BEM FK UPR oleh Rektor UPR Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Palangka Raya Wijnarka,S.T.M.T di Aula Rahan UPR,Senin (14/7/2025) lalu.(Jendela Kalteng/ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Kabar membanggakan datang dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Palangka Raya (FK UPR),Kalimantan Tengah (Kalteng). Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FK UPR sukses menembus seleksi nasional dan resmi dinyatakan lolos pendanaan PPK Ormawa 2025 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
“Tim PPK Ormawa Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya Mengusung program bertajuk ECO-Hasupa yang merupakan akronim dari Atasi Sampah sungai terPadu sebagai alternatif pemberdayaan Masyarakat dalam menaggulangi sampah sungai di Kelurahan Pahandut seberang Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah (Kalteng),”ujar anggota Tim PPK Ormawa BEM FK UPR Ghea Noverissa, Jumat (18/7/2025).
Mahasiswi FK UPR asal Gunung Mas (Gumas) dari pasangan Simpei dan Erisna itu menjelaskan, ECO-Hasupa yang diusung BEM FK UPR,bukan hanya program pengabdian biasa.
“Ini adalah bentuk nyata kontribusi mahasiswa khususnya BEM FK UPR dalam membangun desa/kelurahan melalui pendekatan kesehatan preventif, peningkatan gizi keluarga, hingga penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa,”kata Ghea.
Dijelaskannya, kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi strategis antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat lokal untuk mendorong terjadinya perubahan sosial yang berkelanjutan. Tidak hanya menyasar peningkatan taraf kesehatan, program ini juga akan mengembangkan keterampilan masyarakat dalam bidang ekonomi produktif, terutama bagi kaum ibu dan remaja desa/kelurahan.
“Saya bersama teman-teman BEM Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya yang tergabung dalam tim PPK Ormawa Universitas Palangka Raya Tahun 2025 dilepas oleh Rektor Universitas Palangka Raya Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Palangka Raya Wijnarka,S.T.M.T di Aula Rahan UPR,Senin (14/7/2025) lalu,”ungkap Ghea
“Jumlah Mahasiwa Fakultas Kedokteran UPR yang tergabung dalam tim PPK Ormawa UPR sebanyak 15 orang mahasiswa,”tambahnya.
Disebutkannya, Tim PPK Ormawa BEM FK UPR UPR 2025 melaksanakan kegiatan Mulai 14 juli hingga bulan November tahun 20205.
Kegiatan mereka di lokasi pelepasan adalah memberikan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencegah penyakit menular, PHBS (pola hidup bersih dan sehat) serta pengelolaan sampah yang efisien.
“Bentuk kegiatan kami di lokasi pelepasan yakni kegiatan pengabdian masyarakat berupa Edukasi pencegahan penyakit menular, PHBS, dan pengolahan sampah yang efisien dalam rangka program penguatan kapasitas Ormawa oleh Belmawa,”tuturnya.
Menyoal apakah PPK Ormawa yang diikutinya sama dengan KKN (Kuliah Kerja Nyata).Gadis belia penghobi lagu-lagu Bon Jovi itu menjawab;”Tidak, PPK itu bukanlah KKN.Memang sama-sama program pengabdian masyarakat, tapi PPK Ormawa lebih berfokus pada pemberdayaan organisasi kemahasiswaan,sedangkan KKN lebih berorientasi pada pengabdian mahasiswa kepada masyarakat di suatu lokasi tertentu,”terangnya.
Lebih Jauh Ghea membeberkan kalau PPK Ormawa bukan sekadar rutinitas kampus,tapi merupakan ajang yang menantang mahasiswa untuk mengaktualisasikan ide, kreativitas, dan dedikasi mereka dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong menjadi agen perubahan dengan membawa dampak langsung ke desa/kelurahan melalui program pemberdayaan yang menyentuh sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan” tandasnya.
Dengan semangat tinggi dan jiwa sosial yang kuat, mahasiswi kedokteran asal Gumas penghobi lagu-lagu Bon Jovi itu berkomitmen terjun langsung dalam proyek pengabdian berbasis organisasi kemahasiswaan yang bertujuan mendorong kemandirian masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga desa/kelurahan.
“Menjadi bagian dari PPK Ormawa BEM FK UPR bukan hanya kebanggaan, tapi juga tanggung jawab besar. Saya ingin membuktikan bahwa anak daerah juga mampu berkontribusi secara nyata dan membawa perubahan,” ucap Ghea penuh semangat.
Keikutsertaan Ghea dalam BEM FK UPR tidak hanya membawa harum nama Universitas Palangka Raya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Gumas untuk terus bermimpi besar dan berani tampil dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat disektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan hidup.(nh)












