Foto. Jagung hasil binaan Polsek Manuhing mencapai kurang lebih 1,5 ton dalam bentuk tongkol. Saat ini, para petani didampingi aparat perseonel Polsek Manuhing mulai melakukan tahap pemipilan (perontokan biji jagung). Setelah proses pemipilan selesai, rencana selanjutnya penjemuran guna menjaga kualitas biji jagung tetap prima sebelum dipasarkan ke Bulog.(Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Kepolisian Sektor (Polsek) Manuhing, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah sektor jagung, melalui pendampingan intensif kepada kelompok tani binaan. Hal ini terlihat saat personel Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan perkembangan hasil panen jagung di Desa Bangun Sari, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
Kegiatan pemantauan Selasa (13/1/2026) pagi, dipimpin Bhabinkamtibmas Aipda Joy Lerid, bersinergi dengan Kepala Desa Bangun Sari serta pengelola Kelompok Tani Sumber Makmur dan Kelompok Tani Sumber Barokah. Fokus utama pengecekan adalah memastikan proses pasca-panen jagung hibrida yang dipanen pada Kuartal IV (Desember 2025) lalu berjalan optimal.
Berdasarkan hasil pengecekan, jagung hasil binaan Polri tersebut mencapai kurang lebih 1,5 ton dalam bentuk tongkol. Saat ini, para petani didampingi aparat kepolisian mulai melakukan tahap pemipilan (perontokan biji jagung). Setelah proses pemipilan selesai, rencana selanjutnya penjemuran guna menjaga kualitas biji jagung tetap prima sebelum dipasarkan ke Bulog.
Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah petani bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga sebagai motivator pembangunan ekonomi desa.
“Kami hadir untuk memastikan program ketahanan pangan pemerintah sektor jagung ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani. Hasil panen sebanyak 1,5 ton ini merupakan bukti sinergi yang baik antara Bhabinkamtibmas dengan Kelompok Tani Sumber Makmur dan Sumber Barokah. Polri akan terus mengawal proses pengolahan hingga pemasaran, agar hasil kerja keras petani binaan kami ini benar-benar maksimal,”papar Teguh, Rabu (14/1/2026) pagi.
Diakuinya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah proses pemipilan jagung disambut positif oleh warga. Para petani merasa terbantu dengan pendampingan rutin yang diberikan pihak kepolisian, yang memberikan rasa aman sekaligus semangat tambahan dalam mengelola sektor pertanian.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi pengolahan jagung terpantau aman dan kondusif. Langkah responsif Polsek Manuhing ini menjadi bukti nyata bahwa Polri senantiasa menjadi mitra sejati masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.(nh)












