Foto. Anggota DPRD Gunung Mas Binartha.(Jendala Kalteng/nh)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Respon terkait pernyataan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H.Sugianto Sabran terkait penanganan ruas jalan provinsi [termasuk ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah Gunung Mas] diharapkan mantap akhir tahun 2025,kembali datang dari DPRD Gunung Mas (Gumas).
Anggota DPRD Gumas Binartha menyambut baik pernyataan Sugianto itu karena memang hal itu menurutnya yang selama ini sangat diharapkan oleh masyarakat Gumas.
“Tapi masyarakat Gunung Mas juga menginginkan bukti dari pernyataan pak gubernur itu. Kalau hanya pernyataan saja tapi tidak ada buktinya, masyarakat Gunung Mas akan skeptis terhadap hal itu,” kata Binartha,Kamis (26/9/2024).
“Bagaimana membuktikannya, ya kita harus tahu apakah rencana pak gubernur itu nantinya akan masuk pada pembahasan APBD murni Kalimantan Tengah tahun anggaran 2025. Masyarakat Gunung Mas membutuhkan bukti, tidak sekedar janji-janji,”tegas legislator dapil II yang karib disapa Obin tersebut.
Figur berlatar pengusaha itu menyatakan,kalau pernyataan Sugianto itu terbukti benar dengan masuk pada pembahasan APBD murni 2025,maka masyarakat Gumas akan menyambut gembira hal itu.
“Jadi tidak hanya sekedar wacana ya,tapi harus ada bukti nyata dengan masuk pada pembahasan APBD murni 2025.Kita berharap kalau masuk anggaran pembangunan 2025, ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah Gunung Mas akan benar mantap akhir tahun 2025,”tutur Obin.
Untuk diketahui, pada sambutannya di kegiatan Kalteng Bermazmur Jumat (20/9/2024) malam di Stadion Mini Kuala Kurun, Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran menyatakan jalan provinsi [termasuk jalan provinsi yang melintasi wilayah Gumas] sepanjang 1.272.08 kilometer diharapkan bisa mantap di akhir tahun 2025.
“Jalan provinsi 1.272.08 kilometer itu 87 persen sudah mantap, sisanya akan terus digenjot supaya mantap. Peningkatan jalan provinsi termasuk dukungan anggaran pemprov untuk peningkatan jalan kabupaten [termasuk jalan kabupaten di Gumas] dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Tengah,”katanya seraya menambahkan jalan dan jembatan provinsi yang mantap berhubungan dengan kelancaran produksi dan pasar. (nh)












