Foto. Ketua Umum KONI Gumas Richard didampingi jajaran pengurus KON lainnya bersama pengurus cabor usai Rakor KONI bersama seluruh pengurus cabor,Selasa (12/7/2025) lalu di Sekterariat KONI Gumas Komplek Stadion Mini Jalan D.I Panjaitan. (Jendela Kalteng/nh)
Kuala Kurun,Media Dayak
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh pengurus cabang olahraga (cabor), Selasa (15/7/2025) lalu di Sekterariat KONI Gumas Komplek Stadion Mini Jalan D.I Panjaitan.
Rakor dilaksanakan dalam upaya menyatukan pemahaman bersama KONI dan pengurus cabor dalam semangat bersama untuk mengangkat prestasi olahraga Gumas ke level yang lebih tinggi.
Rakor yang dipimpin Ketua Umum KONI Gumas Richard didampingi Ketua Harian Hendra Toendan, Sekretaris Umum KONI Beben Martinus,Wakil ketua Umum Hermawan dan jajaran pengurus KON Gumas lainnya, menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus cabor untuk menyuarakan gagasan dan menyatukan semangat dalam kebersamaan serta ikhtiar mengorbitkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional.
Ketua Umum KONI Gumas Richard dalam sambutannya menegaskan rakor yang digelar bukan sekadar ajang temu muka, tetapi sebuah langkah konkret dalam membangun fondasi pembinaan olahraga yang solid dan terarah.
“Kami (KONI) ingin memastikan bahwa semua cabor memiliki arah yang sama, yaitu mencetak prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Gunung Mas. Tahun ini adalah waktu yang tepat untuk bergerak lebih cepat dan lebih terukur dalam persiapan menuju event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) ke -XIII Tahun 2026 di Pangkalanbun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) maupun event tingkat Kabupaten Gunung Mas bahkan event nasional,”beber Richard.
Richard menekankan, KONI bersama pengurus cabor harus bersinergi dalam memaksimalkan persiapan Kabupaten Gumas mengikuti Porprov Kalteng ke-XIII Tahun 2026 di Pangkalanbun, Kobar.
“Utamanya kita bersinergi dalam mempersiapkan cabor yang akan ikut berlaga di Porprov Kalteng ke -XIII Tahun 2026 di Pangkalanbun, Kotawaringin Barat,”kata Richard.
Richard menyatakan, di Porprov Kalteng ke -XIII Tahun 2026 di Pangkalanbun, Kotawaringun Barat,KONI berharap cabor yang ikut berlaga tidak tampil biasa-biasa saja.
“KONI ingin cabor tampil maksimal dengan sejak sekarang mempersiapkan atlet secara matang,dan KONI tidak ingin kelemahan kontingen Gumas di Porprov ke-XII di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2023 lalu terulang Kembali,”ujar Richard.
“KONI ingin di Porprov Kalteng ke -XIII Tahun 2026 di Pangkalanbun, Kobar,kontingen Kabupaten Gunung Mas tampil lebih baik dari Poprov Tahun 2023.KONI ingin Kabupaten Gunung Mas naik peringkat di Porprov Tahun 2026,”tegas Richard yang juga Sekda Gumas.
Rakor juga membahas secara mendalam tantangan yang dihadapi masing-masing cabor, seperti keterbatasan fasilitas latihan, kebutuhan pelatih bersertifikat,dan kebutuhan cabor lainnya.
Atmosfer penuh semangat terasa ketika satu per satu pengurus cabor menyampaikan masukan, ide, gagasan bahkan harapan mereka terhadap peran aktif KONI dalam mendampingi setiap proses pembinaan atlet cabor.
“Kami menyambut baik langkah KONI selama ini. Rakor ini menunjukkan bahwa KONI serius ingin membangun olahraga di Gunung Mas.Diperlukan sinergi dari cabor dan KONI dalam mencetak prestasi atlet cabor” ujar salah satu pengurus cabor dengan penuh antusias.
Tak hanya sekadar diskusi,Rakorjuga menghasilkan komitmen bersama dalam upaya peningkatan atlet cabor serta sinergi dalam menghadapi ajang-ajang olahraga bergengsi, seperti Porprov,Kejurnas dan ajang lainnya.
Dikesempatan itu pihak KONI Gumas menegaskan tidak akan mengakoomodir keperluan cabor tanpa adanya usulan dari cabor.
“Bulan September 2025 ini usulan masing-masing cabor untuk program kegiatan tahun 2026 harus sudah masuk ke KONI “kata Sekretaris Umum KONI Beben Martinus.
Sementara Wakil Ketua Umum KONI Hermawan menegaskan,KONI tidak akan memberangkatkan cabor di Poprov 2026 di Palangkalanbun apabila kepengurusan cabor masih tidak aktif, cabor harus pernah mengikuti event olahraga tingkat kabupaten,dan mempunyai atlet binaan yang jelas dan terstruktur,serta track record prestasi cabor.(nh)












