Foto. Kompleks Stadion Mini Kuala Kurun, Kabupaten Gumas, mulai disulap menjadi pusat keramaian ekonomi rakyat. Puluhan tenda pelaku usaha, panggung hiburan, hingga wahana permainan mulai berdiri untuk menyambut Gebyar UMKM 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 5–13 September 2026.(jendelakalteng/njh)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Kompleks Stadion Mini Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), mulai disulap menjadi pusat keramaian ekonomi rakyat. Puluhan tenda pelaku usaha, panggung hiburan, hingga wahana permainan mulai berdiri untuk menyambut Gebyar UMKM 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 5–13 September 2026.
Kegiatan tersebut tidak sekedar menawarkan hiburan bagi masyarakat,tapi juga menjadi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
Ketua Panitia Gebyar UMKM 2026, Guntur, mengatakan kegiatan ini memang diarahkan sebagai wadah pemberdayaan UMKM sekaligus untuk memeriahkan suasana di Kuala Kurun.
“Tujuannya untuk pemberdayaan UMKM, sekaligus memeriahkan kegiatan sehingga masyarakat bisa datang, berbelanja dan menikmati hiburan yang disiapkan,”ujar Guntur ditemui di stadion mini,Jumat (4/9/2026)sore.
Pantauan mediadayak.id di lokasi, persiapan kegiatan mulai terlihat cukup masif. Deretan tenda UMKM telah berdiri di area kompleks stadion. Sejumlah bagian lokasi juga tengah ditata untuk mendukung aktivitas pedagang dan pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Selain stan UMKM, panitia juga menyiapkan panggung hiburan serta sejumlah wahana permainan, di antaranya bianglala dan komidi putar. Kehadiran berbagai fasilitas tersebut diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk datang sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku usaha.
Berdasarkan materi publikasi kegiatan, Guntur menyebutkan Gebyar UMKM 2026 juga menghadirkan sejumlah pengisi acara dan hiburan, sehingga agenda tersebut diproyeksikan menjadi salah satu titik keramaian masyarakat selama sembilan hari pelaksanaan.
Guntur menegaskan, keberadaan kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya berhenti pada aspek hiburan. Lebih jauh, interaksi antara masyarakat dan pelaku UMKM menjadi peluang untuk memperluas pasar produk lokal.
“Harapannya UMKM bisa mendapatkan ruang untuk berkembang, produknya semakin dikenal dan kegiatan ini memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,”kata Guntur.
Guntur menandaskan, dengan semakin tertatanya lokasi kegiatan, Gebyar UMKM 2026 di Stadion Mini Kuala Kurun diharapkan mampu menjadi momentum memperkuat ekosistem UMKM lokal.
“Bukan hanya ramai dikunjungi,tapi juga mampu menggerakkan transaksi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat Gunung Mas,”ucap Guntur.(njh)












