KASONGAN – Wakil Bupati Katingan, Firdaus, ST, resmi dipercaya menakhodai Kwartir Cabang (Kwarcab) 1508 Gerakan Pramuka Kabupaten Katingan untuk masa bakti 2025–2030. Keputusan ini diambil secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI Gerakan Pramuka Katingan, yang berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bappedalitbang Kabupaten Katingan, Rabu (3/9/2025).
Dalam forum yang dihadiri para pengurus kwartir ranting, pembina, serta perwakilan gugus depan tersebut, Firdaus menyampaikan tekad kuat untuk membawa Gerakan Pramuka Katingan menjadi organisasi yang lebih kuat, modern, dan relevan dengan dinamika zaman.
Menurutnya, Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, sehingga perlu dikelola secara profesional dan adaptif terhadap perubahan sosial maupun teknologi.
“Visi besar kami adalah menjadikan Pramuka Katingan sebagai wadah pembinaan generasi muda yang cerdas, berkarakter, sehat, dan terbuka terhadap inovasi. Pramuka harus hadir bukan hanya sebagai simbol kegiatan kepanduan, tetapi sebagai gerakan pembentukan manusia seutuhnya,” ujar Firdaus dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, untuk mewujudkan visi tersebut, pihaknya telah merumuskan enam misi utama yang menjadi arah gerak organisasi selama lima tahun ke depan. Di antaranya adalah penguatan tata kelola organisasi yang akuntabel, solid, dan profesional, serta peningkatan sinergi antara kwartir ranting dan gugus depan, agar semangat kepramukaan benar-benar hidup hingga ke tingkat akar rumput.
Selain itu, Firdaus juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pembina dan pelatih melalui pelatihan yang berkelanjutan dan kontekstual dengan kebutuhan generasi muda masa kini.
“Pembina dan pelatih harus mampu menjadi figur yang inspiratif, kreatif, dan adaptif. Mereka bukan hanya pengajar, tetapi teladan yang menuntun peserta didik menjadi generasi tangguh dan berdaya saing,” tegasnya.
Lebih lanjut, Firdaus juga mendorong pengembangan program pembinaan berjenjang dan inovatif di semua tingkatan — mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, hingga Pramuka Garuda. Program tersebut, katanya, harus dikemas secara menarik dan menantang agar peserta didik termotivasi untuk terus belajar dan berkreasi.
Tak hanya itu, penguatan Satuan Karya (Saka) dan komunitas kepramukaan juga menjadi prioritas agar lebih berdaya guna bagi masyarakat. Firdaus menilai, Saka harus menjadi wadah pengembangan keterampilan, kepemimpinan, dan pengabdian sosial yang mampu memberi dampak nyata di lingkungan sekitar.
Dalam arahannya, Firdaus juga mengajak seluruh anggota Pramuka Katingan untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan, sekaligus memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana memperluas jangkauan dan memperkuat komunikasi antaranggota.
“Kekuatan Gerakan Pramuka ada pada kebersamaan dan semangat gotong royong. Tidak mungkin saya menjalankan semua misi ini sendirian. Karena itu, mari kita satukan langkah, rapatkan barisan, dan buktikan bahwa Pramuka Katingan mampu menjadi gerakan yang nyata memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Firdaus penuh semangat.
(tr)












