Foto. Anggota DPRD Gumas, Pdt. Rayaniatie Djangkan, M.Th dipercaya menjadi anggota Majelis Sinode (MS) GKE dari unsur perempuan untuk masa bakti 2026–2031 pada Sinode Umum ke-XXV GKE di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya,baru-baru ini.(Jendela Kalteng/njh)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Kepercayaan besar kembali mengalir kepada Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Pdt. Rayaniatie Djangkan, M.Th. Dalam Sidang Sinode Umum ke-XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) yang digelar di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya (Mura), legislator senior empat periode tersebut kembali dipercaya mengemban amanah sebagai Anggota Majelis Sinode (MS) GKE dari unsur perempuan untuk masa bakti 2026–2031.
Terpilihnya kembali perempuan yang akrab disapa Raya itu menjadi bagian dari kepemimpinan tertinggi GKE menjadi bukti kuat atas kepercayaan yang diberikan peserta Sinode yang mewakili 135 resort di lingkungan GKE. Amanah tersebut sekaligus menegaskan kiprah dan dedikasinya yang dinilai konsisten dalam pelayanan gerejawi maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Puji Tuhan. Saya mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan dari seluruh peserta Sinode yang berasal dari 135 resort. Mohon dukungan doa dari seluruh jemaat agar saya dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, memberikan diri untuk melayani dengan takut akan Tuhan serta tetap hidup dalam kerendahan hati,” ujar Rayaniatie Djangkan dalam siaran pers yang diterima media ini, Rabu (15/7/2026).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan, amanah yang kembali dipercayakan kepadanya bukan sekedar sebuah jabatan, melainkan panggilan iman untuk melayani, memperkuat persatuan, serta mendorong GKE terus bertumbuh menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, GKE harus terus berkembang menjadi gereja yang semakin maju, mandiri, dan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Gumas.
“Harapan saya, GKE semakin maju dan mandiri sehingga menjadi berkat bagi banyak orang. Dalam satu tubuh memang banyak anggota. Walaupun ada banyak denominasi gereja, kita tetap satu di dalam Kristus Yesus. Tuhanlah yang memberikan pertumbuhan,”tegas Raya.
Ia juga mengajak seluruh warga gereja untuk terus memelihara semangat kebersamaan, memperkuat pelayanan, serta menjaga persatuan sebagai fondasi utama dalam membangun kehidupan bergereja yang sehat dan berdampak.
Dalam Sidang Sinode Umum XXV GKE yang berlangsung pada 7–11 Juli 2026 di Puruk Cahu, juga ditetapkan jajaran Pengurus Harian Majelis Sinode GKE Periode 2026–2031, yakni Pdt. John Asihua, M.Th sebagai Ketua Umum, Pdt. Dein G. Narang, M.Th sebagai Wakil Ketua Umum, Pdt. Gunedi, M.Th sebagai Sekretaris Umum, Pdt. Rita Mariane, S.Th., M.Min sebagai Wakil Sekretaris Umum, serta Pdt. Triotama T. Abel, M.Th sebagai Bendahara Umum.
Selain itu, Sidang Sinode juga menetapkan Dr. A. Teras Narang, S.H. sebagai Ketua Badan Pertimbangan Sinode, yang akan berperan strategis memberikan arah dan pertimbangan dalam perjalanan pelayanan GKE selama lima tahun mendatang.
Raya menambahkan, seluruh rangkaian Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026 telah resmi ditutup oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, di Gereja Elioteria Christian Center, Puruk Cahu, pada Sabtu (11/7/2026).
Dengan amanah yang kembali dipercayakan kepadanya, Raya berharap seluruh keluarga besar GKE semakin kokoh dalam persatuan, semakin kuat dalam pelayanan, serta mampu menghadirkan gereja yang relevan dengan perkembangan zaman, mandiri dalam karya pelayanan, dan menjadi berkat bagi masyarakat, bangsa, serta kemuliaan nama Tuhan.(njh)












