Dampak Buruk Kawin di Usia Anak

Kamis, 7 Desember 2023 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto.  Sekda Gumas Richard Bersama peserta dan tamu undangan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Usia Anak di GPU Damang Batu, Kamis (7/12). (Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Perkawinan usia anak memiliki dampak buruk antar generasi. Bayi yang dilahirkan oleh anak perempuan yang menikah pada usia anak memiliki resiko kematian lebih tinggi, dan kemungkinan dua kali lebih besar untuk meninggal sebelum usia 1 tahun dibandingkan dengan anak-anak yang dilahirkan oleh seorang ibu yang telah berusia dua puluh tahunan.

Demikian disampaikan Sekda Gunung Mas (Gumas) Richard saat membacakan sambutan Bupati Gumas Jaya S Monong pada Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Usia Anak (PUA) di GPU Damang Batu, Kamis (7/12).

“Bayi yang dilahirkan oleh pengantin anak juga memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk lahir prematur, dengan berat badan lahir rendah, dan kekurangan gizi,” kata Richard.

Richard menjelaskan, persoalan stunting pada anak berkaitan erat dengan persoalan perkawinan usia anak. Hal ini digambarkan dengan tingginya angka stunting di wilayah dengan tingkat perkawinan usia anak yang tergolong tinggi.

Selain itu perkawinan usia anak merupakan salah satu bentuk kekerasan dan eksploitasi terhadap anak, karena melanggar sejumlah hak anak yang telah dijamin dalam Konvensi Hak Anak (KHA).

Melihat tingginya kasus perkawinan usia anak di Indonesia berdasarkan data BPS Nasional 2022, Provinsi Kalimantan Tengah berada diposisi kedua 14,72 persen.

“Dengan sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pencegahan perkawinan usia anak dan meningkatkan partisipasi untuk mempromosikan dan memahami, meningkatkan kemitraan dan kerjasama dalam pelaksanaan program pencegahan perkawinan usia anak. Khususnya remaja tentang konsep keluarga dan perkawinan di usia yang ideal,” beber Richard.

Oleh karena itu tambah dia, perlu penekanan kembali pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat luas untuk mencegah perkawinan usia anak dan stunting demi mewujudkan sumber daya manusia yang  berkualitas.

Kepala bidang Pengendalian Penduduk dan KB Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kalteng Yuyun Wahyudi menyampaikan tujuan dari kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang pentingnya pencegahan perkawinan usia anak di Kalteng.

Meningkatkan partisipasi peserta untuk mempromosikan dan memahami, meningkatkan kemitraan dan Kerjasama dalam pelaksanaan program pencegahan perkawinan usia anak.

Peserta sebanyak 100 orang berasal dari siswa/siswi dan guru SMP/SMA/SMK di Kuala Kurun. Narasumber berjumlah 2 orang dari Dinas P3APPKB Provinsi Kalteng dan Dinas P3AP2KB Kabupaten Gumas. (nh)

 

 

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Bupati Tinjau Gudang Bulog, Pastikan Pasokan Beras di Barito Utara Aman
Kreativitas Anak Daerah Bersinar! Sandy Ramadhan Juarai Lomba Video Reels Hari Jadi ke-24 Gunung Mas
Raungan Sengso yang Membesarkan Keluarga, 47 Tahun Menaklukkan Rimba, Barito Tutup Mesin Chainsaw dan Menikmati Senja Bersama Istri
Dari Kuala Kurun ke Panggung Peradilan Nasional, Muhammad Aliyuddin Kini Pimpin PA Jakarta Pusat
Anggota DPRD Nety Herawati, Apresiasi Penampilan Kontingen Barut di Ajang FBIM 2026
Warga Sambut Baik SE Bupati, Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
Bupati Jaya Turun Tangan! SPBU Wajib Tutup Pukul 19.00 WIB, Penimbun dan Mafia BBM Diultimatum; Siap-Siap Ditindak Tegas!
SPBU Kuala Kurun Pasang Badan, Dukung SE Bupati Gumas

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 10:45 WIB

Bupati Tinjau Gudang Bulog, Pastikan Pasokan Beras di Barito Utara Aman

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Kreativitas Anak Daerah Bersinar! Sandy Ramadhan Juarai Lomba Video Reels Hari Jadi ke-24 Gunung Mas

Senin, 25 Mei 2026 - 17:49 WIB

Raungan Sengso yang Membesarkan Keluarga, 47 Tahun Menaklukkan Rimba, Barito Tutup Mesin Chainsaw dan Menikmati Senja Bersama Istri

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:11 WIB

Dari Kuala Kurun ke Panggung Peradilan Nasional, Muhammad Aliyuddin Kini Pimpin PA Jakarta Pusat

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:45 WIB

Anggota DPRD Nety Herawati, Apresiasi Penampilan Kontingen Barut di Ajang FBIM 2026

Berita Terbaru