Foto. Camat Kahayan Hulu Utara (Kahut), Wano, saat menghadiri pemilihan Panitia Pilkades sekaligus menerima prosesi tampung tawar dalam rangka kunjungannya ke Desa Tumbang Korik, Kecamatan Kahut, Rabu (2/9/2026).(jendelakalteng/ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027, Camat Kahayan Hulu Utara (Kahut), Wano, mulai mengingatkan seluruh elemen masyarakat Kahut agar ikut menjaga proses demokrasi di tingkat desa agar berjalan secara profesional, adil, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Wano saat menghadiri pemilihan Panitia Pilkades sekaligus menerima prosesi tampung tawar dalam rangka kunjungannya ke Desa Tumbang Korik, Kecamatan Kahut, Rabu (2/9/2026).
Kehadiran Camat Kahut Wano tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Tumbang Korik. Warga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kehadiran pemerintah kecamatan dalam rangkaian persiapan pelaksanaan Pilkades.
Wano mengatakan, terdapat lima desa di Kecamatan Kahut yang akan melaksanakan Pilkades pada tahun 2027. Kelima desa tersebut yakni Desa Tumbang Korik, Tumbang Ponyoi, Tumbang Pasangon, Penda Rangas, dan Tumbang Tajungan.
“Lima desa di Kecamatan Kahayan Hulu Utara akan melaksanakan Pilkades tahun 2027, yaitu Desa Tumbang Korik, Tumbang Ponyoi, Tumbang Pasangon, Penda Rangas, dan Tumbang Tajungan,”kata Wano.
Dalam kesempatan tersebut, Wano juga memberikan arahan kepada panitia yang telah terpilih agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, panitia memiliki posisi penting dalam memastikan seluruh tahapan Pilkades berlangsung tertib serta dapat diterima oleh seluruh masyarakat. Karena itu, integritas dan netralitas panitia menjadi salah satu kunci agar pesta demokrasi desa tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Panitia yang sudah terpilih harus bekerja secara profesional dan menjalankan tugas sesuai aturan,” tegas Wano.
Selain berbicara mengenai persiapan Pilkades, Wano turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di tengah musim kemarau.
Ia mengimbau masyarakat Kecamatan Kahut untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Menurutnya, pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat.
“Kepada warga desa di Kecamatan Kahayan Hulu Utara, saya mengimbau pada musim kemarau ini agar tidak membakar hutan dan lahan, supaya tidak terjadi Karhutla,” ujar Wano.
Terkait Pilkades 2027, Wano juga berpesan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya secara bijak dengan memilih calon kepala desa yang memiliki komitmen kuat membangun desa secara adil dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Dirinya berharap kepala desa yang terpilih nantinya mampu membawa perubahan positif, mendorong pembangunan yang merata, serta memastikan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh warga.
“Pilihlah kepala desa yang mampu membangun desa secara adil untuk kepentingan masyarakat,” pesan tegas Wano.(njh)












