Foto. Sekda Gumas Richard didampingi Assisten III Setda Gumas Letus Guntur dan Kepala Bapperida Yantrio Aulia pada kegiatan Rapat Pra-Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Tahun 2025 di Aula Bapperida, Jumat (24/1/2025). (Jendela Kalteng/nh)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Setiap usulan program pembangunan dari tingkat yang terbawah [grassroot] yakni dari desa sampai ke tingkat kecamatan,harus berbasis kebutuhan bukan keinginan. Inilah tujuan dari kegiatan Pra-Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) RKPD Tingkat Kecamatan Tahun 2025.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Richard dalam arahannya pada kegiatan Rapat Pra-Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Tahun 2025 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan,Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Jumat (24/1/2025).
“Kalau kita berbicara keinginan,semuanya ingin apa yang tidak ada itu terbangun, atau apa yang memang tidak dimiliki itu bisa direalisasikan di desa ataupun kecamatan masing-masing,”kata Richard.
“Tetapi ada sesuatu yang membatasi kita,yaitu anggaran. Sehingga dengan adanya keterbatasan anggaran itu, akhirnya kita melihat apa yang menjadi kebutuhan kita dilapangan. Itu yang menjadi prioritas,terutama didalam pengusulan untuk pra-musrenbang ini,” tandasnnya melanjutkan.
Richard yang didampingi Assisten III Setda Gumas Letus Guntur dan Kepala Bapperida Yantrio Aulia menjelaskan lebih jauh,usulan yang disampaikan nantinya,apakah sudah sesuai atau tidak dengan visi misi pembangunan Kabupaten Gumas. Karena yang diinginkan adalah program pembangunan itu satu tujuan,tidak bias dia dan tidak terpencar. Visi misi kabupaten adalah tujuan akhir daripada pra-musrenbang kecamatan ini.
“Kita harus mencapai satu tujuan. Setiap program pembangunan harus berjalan dengan baik. Yang kita inginkan adalah bahwa apa yang kita butuhkan nantinya,apa yang kita rencanakan kedepan,itu tidak lepas dari visi dan misi dari kabupaten kita ini,”ujar Richard.
Disebutkan Richard,infrastruktur dasar yang masih menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Gumas,yakni peningkatan jalan dan jembatan, air bersih,listrik,dan juga peningkatan sarana prasarana kesehatan dan pendidikan.
Pada kegiatan yang dihadiri sejumlah camat dan pejabat eselon tiga itu dilakukan perumusan tata cara fasilitasi musrenbang tingkat kecamatan dan hal lainnya yang dianggap perlu.(nh)












