Tetap Jaga dan Lestarikan Harubuh Manugal

Senin, 7 Oktober 2024 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto.   Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan turut serta manugal pada Festifal Harubuh Manugal, Handep Hapakat Melestarikan Warisan Budaya Daerah dengan Tradisi Manugal di  lahan / ladang di Gudang Setengah RT 01 Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Senin (7/10/2024). (Jendela Kalteng/nh)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan turut serta pada Festifal Harubuh Manugal, Handep Hapakat Melestarikan Warisan Budaya Daerah dengan Tradisi Manugal di  lahan / ladang di Gudang Setengah RT 01 Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Senin (7/10/2024).

“Ini [Harubuh Manugal] salah satu kearifan lokal  turun temurun yang dilakukan masyarakat Dayak Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Gunung Mas. Hendaknya terus dilestarikan untuk diketahui generasi kita selanjutnya,”kata Raya disela kegiatan manugal.

Harubuh Manugal menurutnya, tidak menjadi kebudayaan yang terlupakan oleh masyarakat khususnya generasi muda, tapi terus dilestarikan sebagai khazanah budaya masyarakat Dayak Kalimantan Tengah yang sarat akan pesan-pesan moral kehidupan.

“Kegiatan ini hendaknya dapat menjadi kegiatan tahunan yang memotivasi masyarakat Gunung Mas untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk berladang,menanam padi sebagai kebutuhan pangan pokok masyarakat,”ucapnya.

“Potensi lahan yang ada di wilayah ini sangat baik untuk pengembangan tanaman padi. Tinggal bagaimana memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam padi sebagai sumber karbohidrat serta usaha peningkatan perekonomian masyarakat,”imbuh Raya menambahkan.

Legislator 4 periode itu juga berharap kegiatan Harubuh Manugal dapat dilaksanakan di setiap kecamatan yang ada di Gumas guna memotivasi generasi muda untuk terjun menjadi petani milenial, tidak semata-mata berfikir hanya ingin menjadi ASN.

“Jangan malu jadi petani. Kita tidak akan bisa makan nasi tanpa adanya petani. Sektor pertanian memegang peranan penting dalam membangunan ketahanan pangan dan perekonomian nasional, khususnya Kabupaten Gunung Mas,”tegas Raya.

Sebelum kegiatan dilakukan, didahului dengan ritual adat Dayak Kalteng khususnya di Gumas, yakni manawur, mampisik ganan petak, manimang binyi dan mengambil benih.

Setelah ritual, dilanjutkan dengan kegiatan manugal menggunakan kayu yang diruncingkan pada bagian depan untuk membuat lubang di tanah. Selanjutnya benih padi dimasukkan pada lubang tersebut.

Pembuatan lubang di tanah dilakukan oleh laki-laki, sedangkan ibu-ibu menaburkan benih padi pada tanah yang sudah berlubang.

Kendati sempat diguyur hujan, kegiatan harubuh manugal semakin seru dengan tradisi hajamuk, yakni tradisi adat Dayak Kalteng khususnya Gumas berupa mengoles pipi bahkan seluruh wajah dari arang kayu hasil pembakaran lahan untuk berladang.

Semua peserta harubuh manugal dari segala lapisan usia, baik tua maupun muda, melakukan hajamuk sehingga tampak pipi bahkan seluruh wajah peserta harubuh manugal menjadi hitam lantaran dioles arang kayu hasil pembakaran lahan untuk berladang.

Lahan tempat pelaksanaan kegiatan seluas kurang lebih 3 hektare.Dilahan tersebut nantinya juga ditanam berbagai jenis sayur-sayuran, seperti jagung, mentimun, terong, lombok dan tanaman sayuran lainnya. (nh)

 

 

 

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Ketua DPRD Gumas Bangga, Regina Azzahra Harumkan Nama Daerah di Indonesia Fashion Week 2026
Singong Desak Pemkab Gumas Cetak Operator Alat Berat Bersertifikat, Agar Putra Daerah Tak Jadi Penonton di Tengah Investasi PBS
Raya Serukan Siaga Karhutla Tak Boleh Berhenti di Apel, Respons Cepat dan Pencegahan Total Jadi Kunci Wujudkan Gumas Bebas Asap 2026
Ketua DPRD Binartha Tegaskan 145 Pejabat Baru Harus Buktikan Kinerja, Bukan Sekadar Sandang Jabatan!
Iceu Ingatkan Forum GenRe dan Forum Anak Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekedar Pelengkap Seremoni!
Reses di RSUD Kuala Kurun, Rayaniatie Djangkan Desak Pemkab Gumas Perkuat Fasilitas Kesehatan, UGD, Ambulans, dan Alat Medis Tak Boleh Lagi Jadi Kendala!
Kasus DBD Mulai Muncul, DPRD Gumas Desak Pemkab Bergerak Cepat! Hermanto Minta Fogging Segera Digelar Sebelum Wabah Meluas
Serapan Anggaran Bukan Lagi Tolok Ukur! DPRD Gumas Desak Pembangunan Berkualitas, Evandi Prioritaskan Akhiri Era Jembatan Kayu di Zona Tiga!

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:46 WIB

Ketua DPRD Gumas Bangga, Regina Azzahra Harumkan Nama Daerah di Indonesia Fashion Week 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 13:47 WIB

Singong Desak Pemkab Gumas Cetak Operator Alat Berat Bersertifikat, Agar Putra Daerah Tak Jadi Penonton di Tengah Investasi PBS

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:13 WIB

Raya Serukan Siaga Karhutla Tak Boleh Berhenti di Apel, Respons Cepat dan Pencegahan Total Jadi Kunci Wujudkan Gumas Bebas Asap 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:33 WIB

Ketua DPRD Binartha Tegaskan 145 Pejabat Baru Harus Buktikan Kinerja, Bukan Sekadar Sandang Jabatan!

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:30 WIB

Iceu Ingatkan Forum GenRe dan Forum Anak Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekedar Pelengkap Seremoni!

Berita Terbaru