WhatsApp Image 2025-12-26 at 02.21.00
Bagikan Ke Sosial Media

Foto. Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Keuangan Hery Jhon Setiawan Bersama Plt.Kadis LH serta tim penyusun dari LPPM Universitas Lambung Mangkurat dan peserta Konsultasi Publik II Paparan Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) di Aula Setda Lantai I, Senin (1/12/2025).(Jendela Kalteng/Ist)

Muara Teweh,Jendela Kalteng

Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menggelar Konsultasi Publik II Paparan Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) di Aula Setda Lantai I, Senin (1/12/2025), dengan menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Keuangan Hery Jhon Setiawan. Hadir secara langsung berbagai pejabat pemerintah, akademisi, tokoh adat, pelaku usaha, komunitas lingkungan, serta insan media. Kepala Kementerian Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng mengikuti kegiatan secara daring, sementara tim penyusun RPPLH dari LPPM Universitas Lambung Mangkurat hadir langsung.

RPPLH Barut dirancang sebagai dokumen strategis jangka panjang selama 30 tahun, yang menjadi dasar penyusunan RPJPD dan RPJMD. Dokumen ini bertujuan menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan kelestarian lingkungan, menghadapi tantangan seperti menurunnya kualitas air dan udara, berkurangnya tutupan hutan, peningkatan limbah, serta dampak perubahan iklim.

Bupati Shalahuddin menekankan bahwa keberhasilan RPPLH tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kita harus bergerak bersama, bersinergi, dan berbagi tanggung jawab dalam menjaga lingkungan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” ujar Shalahuddin dalam sambutannya yang dibacakan staf ahli bupati.

Kegiatan konsultasi publik tersebut memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk memberikan masukan strategis terhadap rancangan RPPLH. Hal ini diharapkan menghasilkan kebijakan lingkungan yang efektif, aplikatif, dan sejalan dengan prinsip keberlanjutan, demi generasi mendatang.

Bupati juga mengapresiasi kerja keras Dinas Lingkungan Hidup Barut dan seluruh pihak terkait yang memastikan konsultasi publik berjalan lancar dan konstruktif. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi perencanaan pembangunan lingkungan hidup Barut dalam tiga dekade ke depan. (Ist/NN/Lim)

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *