Senator Teras Narang Titip Pesan untuk Pemda dan Guru di Sekolah Rakyat

Minggu, 17 Agustus 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD RI Dapil Kalteng Dr. Agustin Teras Narang,S.H.,M.H.(Jendela Kalteng/ist)

Kuala Kurun,Jendela kalteng

Senator asal Kalimantan Tengah (Kalteng) Dr. Agustin Teras Narang, S.H, M.H, menunjukkan perhatiannya yang besar terhadap dunia pendidikan di daerah,khususnya  Sekolah Rakyat di Kalteng.

Teras menyatakan Sekolah Rakyat adalah salah satu cara pemerintah melalui Kementerian Sosial dalam memutus mata rantai kemiskinan ekstrim bagi masyarakat prasejahtera.

“Pemerintah pusat telah menetapkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kalteng dan pemerintah daerah wajib mendukung kesiapannya,”ujar Teras melalui aplikasi pesan, Minggu (17/8/2025).

Menurut Teras Narang, keberadaan Sekolah Rakyat bukan sekadar ruang belajar,tapi simbol perjuangan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama di daerah pedalaman yang akses pendidikannya masih terbatas.

“Sekolah Rakyat itu adalah cahaya harapan. Pemerintah dan guru harus menjaga semangat ini agar tidak pernah padam, karena di tangan pendidikanlah masa depan daerah dan bangsa ini ditentukan,” tegas Teras.

Anggota DPD RI dapil Kalteng itu lebih lanjut menyampaikan saran ke Pemda dalam mempersiapkan siswa dan guru, termasuk pengelola asrama di Sekolah Rakyat mesti punya kapasitas mengayomi serta memberi asistensi, untuk melibatkan tokoh masyarakat lokal baik tokoh adat maupun agama.

“Peranan mereka akan sangat penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan berasrama yang kondusif dan ramah terhadap tumbuh kembang anak di dalamnya,”ujar Teras.

‎Bagi daerah-daerah yang akan menerima murid-murid,mantan Gubernur Kalteng 2 peiode itu mengimbau hendaknya mempersiapkan siswa, bukan hanya sekedar sarana dan prasarana belajar mengajar saja.

Pemda dimintanya  mempersiapkan para murid yang berasal dari desa-desa, dengan lingkungan sosial yang berbeda-beda, dan juga latar belakang perbedaan kualitas pengetahuannya, sehingga dapat beradaptasi dengan lingkungan, sarana dan prasarana yang baru.

“Membantu mereka agar siap dengan situasi yang sangat berbeda dengan lingkungan sebelumnya, serta harus berada di asrama yang jauh dari orang tua dan keluarganya,”imbuh Teras.

‎Bagi para guru,Teras minta hendaknya juga memperoleh perhatian secara khusus, mengingat dalam menjalankan tugasnya tidak hanya sekedar mengajar, tetapi juga perlu dibekali kemampuan sosial dan budaya yang memadai, sehingga mampu mengajar dengan baik, dan memberikan nilai lebih, dan menimbulkan adanya rasa aman dan nyaman bagi para murid di Sekolah Rakyat tersebut.

Teras mangatakan, secara prinsip, Sekolah Rakyat mesti disambut baik sebagai jalan harapan untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera bisa mendapat masa depan lebih baik melalui pendidikan.

“Meski demikian, perhatian lebih pada kesiapan guru serta pengelola asrama yang punya kapasitas mendampingi sangatlah penting. Sama pentingnya dengan mempersiapkan calon siswa, agar mampu beradaptasi dalam suasana yang berbeda dari kehidupan sosial mereka. Sebuah pekerjaan yang tak mudah namun mesti diperhatikan dan dikerjakan sungguh oleh pemerintah,”beber Teras.

Diungkapkannya, beberapa waktu yang lalu Kementerian Sosial menyampaikan data, bahwa hingga awal Agustus 2025, sebanyak 115 anak dari total 9.705 calon siswa batal masuk Sekolah Rakyat. Selain itu, sekitar 160 guru dari total 1.469 guru Sekolah Rakyat juga turut mengundurkan diri karena tidak cocok ditempatkan pada sekolah yang jauh dari tempat tinggalnya.

‎”Tentu data yang disampaikan Kementerian Sosial tersebut, hendaknya menjadi perhatian yang serius, terutama bagi daerah-daerah yang akan diberi tugas penempatan, guna melaksanakan program pendidikan Sekolah Rakyat tersebut pada bulan September 2025 yang akan datang,”tandasnya.

Ia menekankan, Pemda perlu memberikan dukungan nyata, baik dari segi kebijakan, anggaran, maupun fasilitas, agar Sekolah Rakyat mampu berkembang dan berdaya saing. Sementara untuk para guru dimintanya tetap ikhlas mengabdi, meski dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana.

“Bersama,mari kita dukung program Sekolah Rakyat ini,agar layak jadi sekolah percontohan yang mendorong anak-anak dari kelompok miskin menjadi generasi cerdas dan sejahtera.Sekolah yang memikat siswa serta pendidik terbaik untuk mau berdinamika di dalamnya mencerdaskan kehidupan bangsa,”ujar Teras Narang mengakhiri. (nh)

‎

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Musrenbangdes Miri Manasa 2027 Digeber, Desa Diminta Fokus Pada Prioritas Dan Kebutuhan Warga!
Komite SMPN 1 Manuhing Raya Dorong Penguatan Sarana Olahraga, Bidik Prestasi Siswa hingga O2SN
Infrastruktur Dasar Masih Jadi Tantangan, Miri Manasa Dorong Perbaikan Jalan hingga Pemerataan Listrik!
Revitalisasi SDN 3 Kuala Kurun Berjalan, Delapan Ruang Kelas dan Fasilitas Sanitasi Direhabilitasi
MBG di SMPN 1 Kurun Berjalan Lancar, Menu Jadi Catatan; Siswa Senang, Tapi Tak Selalu Menghabiskan!
Isu Poros Syauqi-Jaya Mengemuka, Bupati Jaya: Pilgub 2029-2030 Masih Jauh…
Turun Gunung ke Miri Manasa,Bupati Jaya Lakukan Pembinaan Rohani dan Layanan Kesehatan Gratis,Sasar 3 Desa!
SMPN 6 Kurun Belum Terima MBG, 205 Siswa Masih Menanti Pemerataan MBG!

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Musrenbangdes Miri Manasa 2027 Digeber, Desa Diminta Fokus Pada Prioritas Dan Kebutuhan Warga!

Rabu, 30 September 2026 - 17:11 WIB

Komite SMPN 1 Manuhing Raya Dorong Penguatan Sarana Olahraga, Bidik Prestasi Siswa hingga O2SN

Jumat, 25 September 2026 - 13:44 WIB

Infrastruktur Dasar Masih Jadi Tantangan, Miri Manasa Dorong Perbaikan Jalan hingga Pemerataan Listrik!

Jumat, 25 September 2026 - 11:14 WIB

Revitalisasi SDN 3 Kuala Kurun Berjalan, Delapan Ruang Kelas dan Fasilitas Sanitasi Direhabilitasi

Senin, 21 September 2026 - 16:05 WIB

MBG di SMPN 1 Kurun Berjalan Lancar, Menu Jadi Catatan; Siswa Senang, Tapi Tak Selalu Menghabiskan!

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polwan Polres Gumas Perkuat SITUKEPMAS, Deteksi Dini Karhutla Diperketat

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:50 WIB

Hukum dan Kriminal

HUT ke-81 TNI di Gumas, Soliditas TNI-Polri Makin Kokoh

Senin, 5 Okt 2026 - 14:53 WIB

Hukum dan Kriminal

Cegah Karhutla Meluas, TNI-Polri Sisir Sejumlah Titik Rawan di Gumas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 11:31 WIB