Sekda Pimpin Rakor, 3 Aksi Konvergensi Segera Dilakukan Cegah Stunting

Jumat, 31 Mei 2024 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. TPPS Gumas menggelar Rakor di Aula Bapperida, Jumat (31/5/2024), dipimpin Sekda Gumas Richard F.L didampingi Kepala Bapperida Yantrio Aulia, Kadinkes Arnold, Kadis DP2KBP3A Rina Sari, seluruh Kepala Puskesmas di wilayah Gumas, dan seluruh Perangkat Daerah yang tergabung dalam TPPS. (Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Jumat (31/5/2024).

Rakor dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas Richard F.L didampingi Kepala Bapperida Yantrio Aulia, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Arnold, Kadis DP2KBP3A Rina Sari, seluruh Kepala Puskesmas di wilayah Gumas, dan seluruh Perangkat Daerah yang tergabung dalam TPPS.

Dalam release yang disampaikan,Kepala Bapperida Yantrio Aulia mengatakan, yang dibahasa dalam rakor yakni rencana tindak lanjut pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Gumas.

“Beliau [sekda] menyampaikan, tiga aksi konvergensi akan dilakukan dalam Pencegahan Stunting di Kabupaten Gunung Mas, yaitu segera disusun Instruksi Bupati Gunung Mas untuk pelaksanaan aksi serentak ini di Kabupaten Gunung Mas,”kata Yantrio.

Kemudian, sambung dia akan dilaksanakan Timbang Ukur Balita diseluruh Posyandu dengan alat Antropometri yang terstandar dan terkalibrasi dengan baik.

“Kick off nya direncanakan dilakukan tanggal 5 Juni 2024 di Taman Kota Kuala Kurun, dan setelah itu diikuti oleh seluruh Posyandu di wilayah Kabupaten Gunung Mas,”imbuh Incha,sapaan karib Yantrio Aulia.

Incha memastikan, hasil timbang ukur secara serentak serta intervensi dalam jadwal waktu yang telah ditentukan harus segera dilaporkan melalui sistem e-PPGBM.

Seluruh OPD yang termasuk dalam TPPS diharapkan melaksanakan intervensi sesuai dengan peran dan tugasnya masing-masing, agar pelaksanaan intervensi secara serentak dapat memberikan hasil yang maksimal.

“Seluruh kepala puskesmas yang hadir dalam rakor, secara serius mendengarkan arahan sekda dan memberikan masukan serta saran bagi kelancaran pelaksanaan intervensi stunting secara serentak di Kabupaten Gunung Mas,”tukasnya.

Perlu diketahui, Pemkab Gumas berharap tahun 2024 ini bisa mendapat peningkatan dana insentif fiskal sebesar Rp 10 miliar dari pemerintah pusat melalui Kementrian Keuangan dari kinerja baik yang dilakukan terhadap upaya penurunan stunting, dimana kasus stunting di Gumas mengalami penurunan 12,9 persen, terendah se-Kalimantan Tengah.

Untuk tahun 2023 yang lalu Gumas mendapatkan dana insentif fiskal sebesar Rp 5.969.079. Tahun 2025 kasus stunting di Gumas diharapkan turun dibawah 10 persen.

Penurunan stunting di Gumas terjadi karena kolaborasi yang baik dari semua pihak yang memiliki kepedulian yang sama dalam penanganan stunting.

Penanggulangan stunting harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian.

Stunting adalah masalah bersama yang membutuhkan penanganan dalam semua tingkat, dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sehingga produktivitas masyarakat meningkat.

Memberikan edukasi ke masyarakat, khususnya ibu hamil dan menyusui agar mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Pola pikir masyarakat pun harus berubah menyangkut pola hidup bersih dan sehat, sanitasi yang sehat, menghindari pernikahan usia anak, dan makan makanan yang bergizi agar stunting tidak terjadi. (nh)

 

 

 

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Musrenbangdes Miri Manasa 2027 Digeber, Desa Diminta Fokus Pada Prioritas Dan Kebutuhan Warga!
Komite SMPN 1 Manuhing Raya Dorong Penguatan Sarana Olahraga, Bidik Prestasi Siswa hingga O2SN
Infrastruktur Dasar Masih Jadi Tantangan, Miri Manasa Dorong Perbaikan Jalan hingga Pemerataan Listrik!
Revitalisasi SDN 3 Kuala Kurun Berjalan, Delapan Ruang Kelas dan Fasilitas Sanitasi Direhabilitasi
MBG di SMPN 1 Kurun Berjalan Lancar, Menu Jadi Catatan; Siswa Senang, Tapi Tak Selalu Menghabiskan!
Isu Poros Syauqi-Jaya Mengemuka, Bupati Jaya: Pilgub 2029-2030 Masih Jauh…
Turun Gunung ke Miri Manasa,Bupati Jaya Lakukan Pembinaan Rohani dan Layanan Kesehatan Gratis,Sasar 3 Desa!
SMPN 6 Kurun Belum Terima MBG, 205 Siswa Masih Menanti Pemerataan MBG!

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Musrenbangdes Miri Manasa 2027 Digeber, Desa Diminta Fokus Pada Prioritas Dan Kebutuhan Warga!

Rabu, 30 September 2026 - 17:11 WIB

Komite SMPN 1 Manuhing Raya Dorong Penguatan Sarana Olahraga, Bidik Prestasi Siswa hingga O2SN

Jumat, 25 September 2026 - 13:44 WIB

Infrastruktur Dasar Masih Jadi Tantangan, Miri Manasa Dorong Perbaikan Jalan hingga Pemerataan Listrik!

Jumat, 25 September 2026 - 11:14 WIB

Revitalisasi SDN 3 Kuala Kurun Berjalan, Delapan Ruang Kelas dan Fasilitas Sanitasi Direhabilitasi

Senin, 21 September 2026 - 16:05 WIB

MBG di SMPN 1 Kurun Berjalan Lancar, Menu Jadi Catatan; Siswa Senang, Tapi Tak Selalu Menghabiskan!

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polwan Polres Gumas Perkuat SITUKEPMAS, Deteksi Dini Karhutla Diperketat

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:50 WIB

Hukum dan Kriminal

HUT ke-81 TNI di Gumas, Soliditas TNI-Polri Makin Kokoh

Senin, 5 Okt 2026 - 14:53 WIB

Hukum dan Kriminal

Cegah Karhutla Meluas, TNI-Polri Sisir Sejumlah Titik Rawan di Gumas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 11:31 WIB