WhatsApp-Image-2025-10-15-at-21.12.41

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 1508 Gerakan Pramuka Kabupaten Katingan masa bakti 2021–2025, Sunardi N.T. Litang

Bagikan Ke Sosial Media

KASONGAN – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 1508 Gerakan Pramuka Kabupaten Katingan masa bakti 2021–2025, Sunardi N.T. Litang, menegaskan bahwa Musyawarah Cabang (Muscab) VI merupakan forum tertinggi dalam Gerakan Pramuka di tingkat kabupaten. Forum ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menilai capaian kinerja sekaligus merumuskan arah kebijakan baru demi kemajuan Gerakan Pramuka Katingan ke depan.

Kegiatan Muscab VI Gerakan Pramuka Kabupaten Katingan Tahun 2025 berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bappedalitbang Katingan, Rabu (3/9/2025). Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus Kwarcab, para Ketua Kwartir Ranting (Kwarran), para pembina, serta berbagai unsur dan insan Pramuka dari seluruh wilayah Katingan.

Dalam sambutannya, Sunardi menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota Pramuka Katingan atas dedikasi serta semangat pengabdian yang tak pernah surut, baik di tingkat ranting maupun cabang.

“Pengabdian para insan Pramuka tidak hanya mencerminkan komitmen terhadap organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Katingan,” ujar Sunardi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Muscab VI yang digelar selama dua hari, yakni pada 2–3 September 2025, memuat sejumlah agenda penting, antara lain evaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya, penyusunan program kerja baru, dan pemilihan pengurus Kwarcab untuk masa bakti 2025–2030.

Namun, di tengah agenda yang penuh semangat tersebut, Sunardi secara terbuka menyampaikan bahwa dirinya tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Kwarcab untuk periode berikutnya. Ia menuturkan, keputusan itu diambil dengan penuh pertimbangan, baik dari segi kesehatan pribadi maupun pentingnya proses kaderisasi dalam tubuh organisasi.

“Periode kepemimpinan dalam Pramuka berlangsung selama lima tahun. Saya memutuskan tidak mencalonkan diri lagi, pertama karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk bekerja maksimal, dan kedua untuk memberikan kesempatan kepada kader muda agar dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan,” ungkapnya.

Keputusan tersebut disambut dengan rasa hormat dan apresiasi dari para peserta Muscab. Banyak yang menilai langkah Sunardi mencerminkan sikap bijak dan komitmen terhadap nilai-nilai dasar Pramuka, terutama dalam hal regenerasi kepemimpinan dan keberlanjutan organisasi.

Sunardi menutup sambutannya dengan harapan agar hasil Muscab kali ini dapat melahirkan keputusan-keputusan yang berdampak nyata bagi perkembangan Pramuka di Katingan. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong, disiplin, dan tanggung jawab bersama dalam memperkuat peran Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.

“Saya percaya, dengan komitmen yang kuat dan semangat kebersamaan, Gerakan Pramuka Katingan akan terus tumbuh menjadi organisasi yang solid, berkontribusi bagi masyarakat, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah,” tutupnya.

(tr)

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *