
Foto. Tim Polwan Polres Gumas kembali turun ke jalan menggelar patroli dialogis, menyapa langsung warga di sejumlah titik keramaian Kota Kuala Kurun, Kamis (02/10/2025) pagi. Fokus utama patrol, memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk cerdas dalam menyikapi informasi di media sosial dan melawan penyebaran berita bohong (hoax).(Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Tim Polisi Wanita (Polwan) dari Polres Gunung Mas (Gumas) kembali turun ke jalan untuk menggelar patroli dialogis, menyapa langsung warga di sejumlah titik keramaian Kota Kuala Kurun, Kamis (02/10/2025) pagi.
Kali ini, fokus utama patroli adalah memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk cerdas dalam menyikapi informasi di media sosial dan melawan penyebaran berita bohong (hoax).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif Polres Gumas untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, tidak hanya di dunia nyata tetapi juga di dunia maya.
Patroli simpatik dilaksanakan oleh dua personel Polwan, yaitu Bripka Milayeni, dan Bripda Furtonela Aprilia. Mereka memulai kegiatan sejak pukul 07.30 WIB, sesaat setelah pelaksanaan apel pagi.
Dengan pendekatan yang humanis, tim Polwan ini menyisir sejumlah ruas jalan utama di Kuala Kurun, seperti Jalan Brigjend Katamso, Jalan Letjend Soeprapto, dan Dermaga Kuala Kurun. Sasaran patroli adalah pusat-pusat aktivitas warga seperti Dermaga Kuala Kurun, serta kios dan warung-warung milik masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tim Polwan tidak hanya berpatroli, tapi aktif berhenti dan berdialog dengan warga yang mereka temui. Mereka menyampaikan pesan kamtibmas secara langsung dengan ramah dan santun. Poin utama yang disampaikan adalah bahaya berita hoax yang dapat memecah belah persatuan.
Warga diajak untuk tidak mudah percaya pada informasi yang sumbernya tidak jelas atau tidak kredibel. Selain itu, para Polwan juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, menekankan pentingnya berpikir sebelum mengunggah atau membagikan konten.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan atas cepatnya penyebaran informasi yang tidak benar di platform digital. Polres Gumas memandang perlu untuk terus mengedukasi masyarakat agar memiliki daya tangkal terhadap hoax dan menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab.
Ditemui di sela-sela kegiatan patroli, senior tim, Bripka Milayeni menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk mengingatkan kembali betapa pentingnya menjaga jari kita di media sosial. Saat ini, berita bohong atau hoax sangat mudah menyebar dan berpotensi menimbulkan keresahan bahkan perpecahan,”tuturnya.
Ia menambahkan, sesuai arahan pimpinan, timnya mengajak warga untuk selalu menerapkan prinsip ‘saring sebelum sharing’. Pastikan dulu kebenaran sebuah informasi sebelum menyebarkannya.
“Mari kita bersama-sama ciptakan ruang digital yang sehat dan aman untuk semua,”ucap Mila.
Patroli dialogis mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan Polwan Polres Gumas dan merasa lebih sadar akan pentingnya bijak dalam bermedia sosial. (nh)








