
Foto. Komisi II DPRD Gumas usai pertemuan baru-baru ini dengan Kabid,Kasi dan PPTK Dinas PUPR Kalteng yang menangani proses administrasi pekerjaan peningkatan jalan dan jembatan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun-Linau. (Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelontorkan anggaran di tahun 2025 ini sebanyak Rp 108,5 miliar untuk Peningkatan Jalan dan Jembatan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun-Linau.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Gunung Mas (Gumas) Herbert Y.Asin dalam penjelasannya terkait hasil pertemuan pihaknya baru-baru ini dengan Kabid,Kasi dan PPTK Dinas PUPR ( Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Kalteng yang menangani proses administrasi pekerjaan peningkatan ruas jalan dan jembatan provinsi tersebut.
“Anggaran Rp 108,5 miliar itu digunakan untuk peningkatan ruas jalan Bukit Liti-Bawan Rp 30 miliar.Bawan-Kuala Kurun Rp 50 miliar.Kuala Kurun-Linau Rp 10 miliar,serta pemeliharan badan jalan yang rusak atau kubangan tambal sulam di titik lebar 2 atau 5 meter yang rusak Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun maupun Kurun-Linau Rp 6,5 miliar,”kata Herbert,Senin (3/2/2025).
“Kemudian penanganan lantai jembatan yang rusak di ruas jalan provinsi yang melintas wilayah Gunung Mas,seperti Jembatan Ripi dan Jembatan Sei Kurun di Kurun seberang maupun gorong-gorong yang rusak sebesar Rp 12 miliar,”tambahnya.
Herbert menjelaskan, ada 4 titik yang sangat rusak di ruas jalan provinsi yang masuk wilayah Gumas yang harus dilakukan peningkatan secara maksimal sepanjang 1 kilometer (km) lebih, yakni kerusakan di Kurun seberang, di Desa Teluk Nyatu, di wilayah Penda Linda dan daerah jembatan Ripi atau jembatan Sei Tuyun di Desa Tuyun Kecamatan Mihing Raya dan Desa Rabauh Kecamatan Sepang.
“Penanganan di 4 titik yang sangat rusak itu sepanjang 4,855 kilometer.Penanganan dilakukan secara khusus terutama di daerah tanjakan kita usulkan harus ditangani dengan sebaik-baiknya sampai bisa fungsional, dan direncanakan penanganannya dengan cor beton bertulang kemudian diaspal,”terang Herbert.
Pihaknya juga mengusulkan agar badan dan bahu jalan yang berlubang di ruas jalan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun agar segera ditangani, sebab kalau tidak akan banyak korban kecelakaan.
“Kami berterimakasih kepada Pemprov Kalteng maupun DPRD Kalteng yang sudah berkenan menganggarkan Rp 108,5 miliar untuk peningkatan jalan dan jembatan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun-Linau. Hal ini sangat diharapkan oleh masyarakat Kabupaten Gunung Mas,”ucap dia.
Legislator 3 periode asal Partai Golkar itu menandaskan, peningkatan jalan dan jembatan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun-Linau sebuah keniscayaan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan, meningkatkan konektivitas dan mobilitas serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah setempat. (nh)








