IMG_202510286_103439082
Bagikan Ke Sosial Media

Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I.  Sangkai saat memimpin Rapat Pengelolaan Sampah Kabupaten Kapuas di Ruang Rapat Bupati Kapuas, Rabu (1/10/2025).(Jendela Kalteng/(hmskmf)

Kuala  Kapuas , Jendela Kalteng

Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar rapat  koordinasi membahas  pengelolaan sampah,  Rabu   (1/10/2025)  pagi,   di  Ruang  Rapat   Bupati   Kapuas.  Rapat   dipimpin  Sekretaris  Daerah Kabupaten Kapuas Usis  I. Sangkai dan  dihadiri  Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie, Kepala DLHK Karolinae, sejumlah kepala OPD, serta camat, lurah, dan kepala desa di Kecamatan Selat.

Kepala DLHK dalam paparannya menyampaikan kondisi terkini pengelolaan sampah di Kalimantan Tengah yang sebagian besar  belum  terkelola  dengan baik.  Padahal, pemerintah pusat menargetkan 51,21  persen sampah terkelola  pada 2025  dan  100 persen  pada 2029,  sehingga diperlukan strategi bersama agar  target tersebut dapat tercapai.

Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie menekankan pentingnya memberi penghargaan kepada masyarakat yang berperan aktif dalam memilah dan mengelola sampah dari sumber.

“Pelaku   masyarakat  yang  melaksanakan  pemilahan  dan   pengelolaan  sampah  juga   layak   diberikan penghargaan, bukan  hanya insentif untuk petugas penyuluhan,” ujarnya.

Sekda Kapuas Usis  I. Sangkai menambahkan bahwa sosialisasi pengelolaan sampah tidak  harus  selalu melalui pertemuan besar.

“Melakukan sosialisasi  tidak  harus   selalu mengumpulkan orang,  bisa juga   turun  ke  lapangan dengan berkoordinasi bersama camat dan lurah. Itu justru lebih efektif,” jelasnya.

Sekda juga  mengarahkan DLHK agar  melalui Bupati  dapat memfasilitasi penyediaan kendaraan roda tiga (tosa)  untuk  setiap kelurahan. Fasilitas ini diharapkan membantu pengangkutan sampah dari  lingkungan masyarakat ke lokasi penampungan yang telah ditentukan.

Rapat  turut menjadi wadah diskusi antara kepala OPD, camat, lurah, dan kepala desa dalam menyampaikan masukan, guna memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju  Kapuas yang bersih,  sehat,  dan  berkelanjutan. (hmskmf/Lim)

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *