WhatsApp Image 2025-07-09 at 09.31.21
Bagikan Ke Sosial Media

Foto. Seorang Bhabinkamtibmas Polsek Sepang yang juga merupakan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan (PPKP) turun langsung ke tengah masyarakat. Melaksanakan kegiatan monitoring di salah satu pekarangan bergizi  milik Supatmo, seorang wiraswasta berusia 55 tahun yang beralamat di Desa Pematang Limau. di Desa Pematang Limau, Kecamatan Sepang, Selasa (8/7/2025) pagi. (Jendela Kalteng/ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Sebagai garda terdepan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, seorang Bhabinkamtibmas Polsek Sepang yang juga merupakan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan (PPKP) turun langsung ke tengah masyarakat. Melaksanakan kegiatan monitoring di salah satu pekarangan bergizi milik warga di Desa Pematang Limau, Kecamatan Sepang, Selasa (8/7/2025) pagi.

 

Kegiatan menyasar langsung kebun pekarangan milik Supatmo, seorang wiraswasta berusia 55 tahun yang beralamat di Desa Pematang Limau. Di atas lahan pribadi seluas 15×20 meter, Supatmo berhasil mengubah pekarangan rumahnya menjadi sumber pangan yang produktif dengan menanam berbagai sayuran seperti cabai, kancang panjang dan terong.

 

“Kunjungan Bhabinkamtibmas itu bertujuan untuk memantau perkembangan tanaman, memberikan dukungan moril, serta memastikan program pemanfaatan lahan pekarangan berjalan dengan baik sebagai salah satu pilar ketahanan pangan di tingkat keluarga,”ujar Kapolres Gunung Mas (Gumas) AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kapolsek Sepang Ipda Abner saat dikonfirmasi selepas kegiatan.

 

Abner menjelaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas sebagai Polisi Penggerak Ketahanan Pangan adalah langkah strategis untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan pokok.

 

“Langkah seperti yang ditunjukkan oleh Bapak Supatmo adalah bukti bahwa setiap jengkal tanah bisa menjadi produktif. Tugas Bhabinkamtibmas kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motivator dan pendamping bagi warga,”kata Abner.

 

Abner menambahkan, dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk ditanami sayuran, warga tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga sehari-hari, tetapi juga berpotensi mengurangi pengeluaran belanja dapur.

 

“Kegiatan monitoring ini menjadi cerminan sinergi positif antara aparat kepolisian dengan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan dari unit terkecil, yaitu keluarga. Keberhasilan Supatmo diharapkan dapat menjadi inspirasi dan contoh nyata bagi warga lainnya untuk turut serta menghijaukan pekarangan mereka,” pungkasnya.(nh)

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *