
Foto. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Batara, Ismael Marzuki.(Jendela Kalteng/Ist)
Muara Teweh,Jendela Kalteng
Menjelang Hari Raya, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Batara) tancap gas. Anggaran jumbo senilai Rp 40,8 miliar digelontorkan untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ribuan aparatur sipil negara (ASN), yang mulai dicairkan Jumat, 13 Maret 2026. Suntikan dana ini diyakini bakal menjadi “bahan bakar” perputaran ekonomi daerah di momen puncak konsumsi masyarakat.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Batara, Ismael Marzuki, memastikan seluruh proses pencairan telah rampung secara administratif dan siap direalisasikan tepat waktu.
“Pembayaran THR ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak ASN sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Raya,” tegas Ismael, Rabu (11/3/2026).
Tak main-main, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 40.889.615.703 dan akan mengalir kepada 6.254 penerima. Mereka terdiri dari PNS, CPNS, PPPK, kepala daerah dan wakil kepala daerah, hingga pimpinan dan anggota DPRD.
Rinciannya, PNS dan CPNS menerima sekitar Rp 19,1 miliar untuk 4.188 orang, PPPK sebesar Rp 7 miliar untuk 2.039 orang, kepala daerah dan wakil kepala daerah sebesar Rp 13,4 juta, serta pimpinan dan anggota DPRD sebesar Rp 107,1 juta untuk 25 orang. Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mengucurkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebesar Rp 14,65 miliar, yang semakin mempertebal daya beli aparatur.
Ismael menegaskan, komponen THR mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, tunjangan pangan, hingga tambahan penghasilan pegawai. Perhitungannya didasarkan pada satu bulan gaji dan TPP bulan Februari 2026.
Langkah ini tidak sekadar soal kewajiban administratif. Pemerintah daerah memproyeksikan, pencairan THR dalam jumlah besar akan memberikan efek domino bagi perekonomian lokal,mulai dari pasar tradisional, UMKM, hingga sektor jasa yang menggeliat menjelang Lebaran.
“Ini bukan hanya membantu ASN, tetapi juga diharapkan menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara luas,” ujar Ismael.
Pemkab Batara pun mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk bergerak cepat menuntaskan administrasi, agar penyaluran THR berlangsung mulus, tepat waktu, dan memberi dampak maksimal bagi masyarakat.
Dengan gelontoran dana puluhan miliar rupiah ini, denyut ekonomi Muara Teweh diprediksi akan semakin kencang,menjadikan momentum Hari Raya tak hanya penuh kebahagiaan, tetapi juga berkah ekonomi bagi semua.(Ist/nh/Lim)






