
Foto. Sekda Gumas Richard didampingi Kadis PKP Eigh Manto, Kepala Kantor Pos Kurun Yujembie dan Kepala Gudang Bulog Kuala Kurun Kokok Budi Harjo usai meninjau gudang Bulog Kurun, Rabu (1/11) sore. (Jendela Kalteng/nh)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Guna memastikan ketersediaan stok beras di gudang beras Bulog Kuala Kurun aman, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Richard melakukan kunjungan ke gudang Bulog Kuala Kurun, Rabu (1/11) sore.
Turut mendampingi Richard, Kepala Dinas (Kadis) Perikanan dan Ketahanan Pangan (PKP) Eigh Manto dan Kepala Kantor Pos Kurun Yujembie, dan diterima Kepala Gudang Bulog Kuala Kurun Kokok Budi Harjo.
“Kunjungan ini dalam rangka kita ingin memastikan beras yang ada di sini tersedia dalam mencukupi kebutuhan beras masyarakat Kuala Kurun dan Gunung Mas umumnya,” kata Richard.
Richard menyebut, kunjungan ke gudang Bulog juga berkaitan dengan upaya pemkab menjaga ketahanan pangan. Ketahanan pangan sangat penting dalam menjaga terpenuhnya kebutuhan pangan masyarakat yang tercermin dari tersedianya pangan secara cukup dalam pemenuhan gizi masyarakat.
“Beras yang ada di sini adalah untuk kita menjaga stabilisasi harga ditingkat pasar. Akhir-akhir ini harga beras di Kabupaten Gunung Mas perlahan-lahan merangkak naik. Kondisi ini menjadi perhatikan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan Bulog, sehingga akan diadakan pasar penyeimbang supaya nantinya harga beras di tingkat pasar tidak naik secara signifikan. Pasar penyeimbang diharapkan bisa menjadi penyeimbang untuk harga beras yang ada di Kabupaten Gunung Mas khususnya di Kota Kuala Kurun,” jabar Richard.
Richard mengaku dari pantauannya terhadap beras yang ada di gudang Bulog Kurun, berasnya bagus dan layak konsumsi oleh masyarakat Gumas.
Sementara, Kadis PKP Eigh Manto menyatakan program ketahanan pangan yang dilaksanakan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten saling bersinergi. Dalam pelaksanaannya ada yang bersifat bantuan beras dan ada yang bersifat beras yang bisa dijual ke masyarakat.
“Intervensi pemerintah diharapkan dapat menstabilkan harga beras di tingkat pasar, dan spekulan beras yang mengambil keuntungan ditengah keadaan yang ada bisa dicegah,” kata Eg [panggilan karib Eigh Manto].
Terpisah, Kepala Gudang Bulog Kuala Kurun Kokok Budi Harjo menyampaikan jumlah beras yang tersedia di gudang Bulog Kurun sebanyak kurang lebih 130 ton, dan cukup untuk 4-5 bulan kedepan.
“Beras yang ada di gudang Bulog Kurun berkarakter pulen,” ujar Kokok. (nh)








