Kekuatan Gabungan ‘Gempur’ Rawan Karhutla, 3 Desa Disisir untuk Cegah Api

Kamis, 19 Juni 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kekuatan gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) bergerak serentak menyisir jalur-jalur rawan di Kecamatan Manuhing, Kabupat Gumas guna mencegah ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kamis (19/6/2025) pagi. (Jendela Kalteng/ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Di bawah terik matahari, kekuatan gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) bergerak serentak.Mereka menyisir jalur-jalur rawan di Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

“Patroli terpadu ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah deklarasi perang bersama terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kamis (19/6/2025) pagi,”ujar Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono.

Kapolsek Teguh menjelaskan, kegiatan ini merupakan respons cepat dan wujud sinergi kuat antarlembaga di tingkat terendah untuk mencegah bencana kabut asap yang kerap melanda saat musim kemarau.

“Sasaran patroli kali ini adalah tiga wilayah yang teridentifikasi memiliki tingkat kerawanan tinggi, yaitu Kelurahan Tumbang Talaken, Desa Tangki Dahuyan, dan Desa Tumbang Jalemu,”kata Teguh.

“Pencegahan adalah kunci utama dalam penanggulangan Karhutla,”tegasnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar patroli, ini adalah wujud komitmen dan sinergi nyata bahwa semua elemen di Manuhing, dari aparat hingga masyarakat, bersatu padu. Mencegah jauh lebih baik daripada memadamkan.

“Kami ingin memastikan wilayah kita aman sebelum musim kering mencapai puncaknya,”ucap Teguh.

Teguh memaparkan, patroli gabungan ini tidak hanya berfokus pada pemantauan titik api. Tim juga melakukan beberapa aksi strategis di lapangan seperti Pengecekan Sumber Air (Embung). Tim secara khusus memeriksa kondisi embung-embung air yang tersebar di beberapa lokasi rawan. Mereka memastikan debit air mencukupi dan akses menuju sumber air tersebut tidak terhalang, sehingga dapat difungsikan secara maksimal jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk pemadaman.

“Pengecekan embung air ini sangat vital. Ini adalah benteng pertahanan pertama kita. Ketersediaan air adalah napas bagi tim pemadam di lapangan,”jabar Teguh.

Diakuinya, tim tidak hanya melintas, tetapi berhenti untuk berdialog langsung dengan para petani di ladang dan warga di permukiman.

“Dengan pendekatan yang humanis, mereka menyebarkan pamflet berisi maklumat larangan membakar lahan dan memberikan edukasi tentang dampak buruk Karhutla bagi kesehatan, lingkungan, dan ekonomi,”kata Teguh.

“Kami mengimbau dari hati ke hati kepada masyarakat agar meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar. Selain merusak lingkungan, sanksi hukumnya sangat berat. Mari kita bersama-sama menjaga alam yang kita wariskan untuk anak cucu kita,”tambahnya.

Ia berujar, patroli terpadu ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran kolektif dan membangun sistem pertahanan dini yang solid di tingkat masyarakat.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan bahaya Karhutla dan bersama-sama menjadi garda terdepan dalam pencegahannya, mewujudkan Manuhing bebas dari asap,”pungkasnya. (nh)

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Komite SMPN 1 Manuhing Raya Dorong Penguatan Sarana Olahraga, Bidik Prestasi Siswa hingga O2SN
Infrastruktur Dasar Masih Jadi Tantangan, Miri Manasa Dorong Perbaikan Jalan hingga Pemerataan Listrik!
Revitalisasi SDN 3 Kuala Kurun Berjalan, Delapan Ruang Kelas dan Fasilitas Sanitasi Direhabilitasi
MBG di SMPN 1 Kurun Berjalan Lancar, Menu Jadi Catatan; Siswa Senang, Tapi Tak Selalu Menghabiskan!
Isu Poros Syauqi-Jaya Mengemuka, Bupati Jaya: Pilgub 2029-2030 Masih Jauh…
Turun Gunung ke Miri Manasa,Bupati Jaya Lakukan Pembinaan Rohani dan Layanan Kesehatan Gratis,Sasar 3 Desa!
SMPN 6 Kurun Belum Terima MBG, 205 Siswa Masih Menanti Pemerataan MBG!
Revitalisasi 2026 Dongkrak Kualitas SMPN 1 Manuhing Raya, Fasilitas Makin Representatif dan Prestasi Jadi Target

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:11 WIB

Komite SMPN 1 Manuhing Raya Dorong Penguatan Sarana Olahraga, Bidik Prestasi Siswa hingga O2SN

Jumat, 25 September 2026 - 13:44 WIB

Infrastruktur Dasar Masih Jadi Tantangan, Miri Manasa Dorong Perbaikan Jalan hingga Pemerataan Listrik!

Jumat, 25 September 2026 - 11:14 WIB

Revitalisasi SDN 3 Kuala Kurun Berjalan, Delapan Ruang Kelas dan Fasilitas Sanitasi Direhabilitasi

Senin, 21 September 2026 - 16:05 WIB

MBG di SMPN 1 Kurun Berjalan Lancar, Menu Jadi Catatan; Siswa Senang, Tapi Tak Selalu Menghabiskan!

Jumat, 18 September 2026 - 16:58 WIB

Isu Poros Syauqi-Jaya Mengemuka, Bupati Jaya: Pilgub 2029-2030 Masih Jauh…

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

HUT ke-81 TNI di Gumas, Soliditas TNI-Polri Makin Kokoh

Senin, 5 Okt 2026 - 14:53 WIB

Hukum dan Kriminal

Cegah Karhutla Meluas, TNI-Polri Sisir Sejumlah Titik Rawan di Gumas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 11:31 WIB

Hukum dan Kriminal

Perempuan Budak Shabu 51,01 Gram,Digulung Satresnarkoba Polres Gumas

Jumat, 2 Okt 2026 - 17:09 WIB