20231128102310_IMG_4104
Bagikan Ke Sosial Media

Foto.  Bupati Gumas Jaya S Monong bersama Wabup Efrensia, mewakili unsur Forkopimda, beberapa kepala perangkat daerah, Camat Kurun, dan perwakilan Bank Kalteng pusat Palangka Raya, melakukan tanam perdana jagung hibrida di lahan poktan Manawau Sejahtera Desa Tanjung Riu Kecamatan Kurun, Selasa (28/11). (Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong (JSM) bersama Wakil Bupati Efrensia LP Umbing melakukan tanam perdana jagung hibrida di lahan kelompok tani (poktan) Manawau Sejahtera Desa Tanjung Riu Kecamatan Kurun, Selasa (28/11).

Turut mendampingi mewakili unsur forkopimda, beberapa kepala perangkat daerah, Camat Kurun, perwakilan Bank Kalteng pusat Palangka Raya, dan tamu undangan lainnya.

Jaya mengatakan, komoditas jagung, secara khusus jagung hibrida untuk kebutuhan pakan ternak, mempunyai peran cukup penting dalam menunjang terciptanya pemenuhan protein hewani baik dalam kebutuhan pangan Masyarakat.

“Jika dilihat dari sisi peluang usaha menunjukkan potensi jagung hibrida cukup besar dan menjanjikan untuk semakin ditekuni dalam meningkatkan kesejahteraan,” tutur Jaya.

Ia menjelaskan, salah satu potensi yang dimiliki Kabupaten Gumas adalah lahan yang cukup luas yang masih dapat digunakan untuk menambah produksi pangan, khususnya jagung adalah lahan kering yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Pemkab Gumas melakukan berbagai upaya untuk membantu / memfasilitasi petani / kelompok tani dalam pemanfaatan lahan yang dimiliki, secara khusus untuk pengembangan jagung hibrida di Gumas.

“Salah satu upaya yang telah dan masih berlangsung dilakukan adalah memfasilitasi pembersihan lahan (land clearing) petani / kelompok tani yang tergabung dalam wadah Koperasi “Sumber Pangan Gunung Mas”. Hal ini dilakukan pemerintah mengingat komponen dalam melakukan pembersihan lahan ini memerlukan biaya yang cukup besar,” beber Jaya.

Jaya berharap kawasan ini kedepannya menjadi salah satu contoh kawasan dengan pengembangan tertentu, yaitu jagung hibrida, mengingat usaha pertanian memberikan harapan bagi peningkatan perekonomian keluarga. Masyarakat berdaulat dan memanfaatkan atas tanah yang dimiliki.

Kepala Dinas Pertanian Gumas Aryantoni menyampaikan, pengembangan tanaman jagung hibrida yang dilakukan di Desa Tanjung Riu, Kecamatan Kurun terdapat tiga poktan pengembang, yakni poktan Manawau Sejahtera, Manawau Makmur, dan Manawau Bahagia  dengan masing-masing alokasi 20 hektare dan target pengembangan seluas 60  hektare.

“Pembukaan lahan telah dimulai sejak minggu kedua bulan November tahun 2023 dan telah dilakukan pembukaan lahan seluas 16 hektare dan akan dilakukan penanaman perdana jagung hibrida pada hari ini,” ucap Toni.

Selepas tanam perdana jagung hibrida di lahan poktan Manawau Sejahtera Jaya-Efrens selanjutnya melakukan panen perdana padi sawah melalui kemitraan koperasi Sumber Pangan Gunung Mas di kelompok Suka Jadi Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah. (nh)

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *