Gebrakan Berani! Ketua DPRD Binartha Berdiri Tegak Tolak Transmigrasi Demi Kebaikan Masyarakat Lokal

Rabu, 13 Agustus 2025 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketua DPRD Gumas Binartha.(Jendela Kalteng/nh)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Binartha menolak dengan tegas wacana program  transmigrasi yang rencananya akan digulirkan di Kalimantan Tengah khsususnya di Kabupaten Gumas.

Perlu diketahu, Pemerintah Pusat melalui Kementrian terkait menetapkan sejumlah wilayah di Indonesia sebagai kawasan prioritas transmigrasi nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Salah satu wilayah itu yakni Pulau Kalimantan.

Dihadapan media ini, Binartha dengan suara lantang menyatakan sikap tegasnya menolak program transmigrasi yang dinilainya dapat berpotensi mengancam eksistensi masyarakat adat dan mengusik tatanan kehidupan lokal yang telah mengakar selama turun-temurun.

Dirinya mempertanyakan,apakah selama ini Kabupaten Gunung Mas ada mengusulkan program transmigrasi.

“Saya tidak anti pembangunan ya. Tapi program transmigrasi harus dikaji ulang secara mendalam! Jangan sampai masyarakat lokal hanya jadi penonton di tanah leluhurnya sendiri,” tegas Binartha saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/8/2025)

Obin,sapaan akrab Binartha mengaku dirinya miris karena warga Dayak Kalteng,boleh dikatakan masih  banyak yang belum sejahtera. Hak-hak masyarakat yang harus didapat,seperti misalnya hak-hak kepemilikan tanah saja susahnya minta ampun.

“Kebijakan Pemerintah pusat dengan melakukan penertiban kawasan hutan.Ada banyak desa,ibukota kelurahah,ibukota kecamatan yang masih didalam kawasan hutan.Ada banyak petani kita yang tanahnya masih didalam kawasan hutan.Lalu dengan program transmigrasi, bagaimana nasib warga lokal Kalteng khususnya di Kabupaten Gunung Mas,”seru Obin.

Figur berlatar pengusaha itu menegaskan transmigrasi bukan solusi yang tepat untuk pembangunan daerah jika tidak didahului dengan dialog terbuka bersama masyarakat adat, tokoh desa, dan para pemangku kepentingan lokal.

Obin menilai, kehadiran para transmigran dalam skala besar berpotensi memicu konflik lahan, perubahan sosial-budaya, hingga ketimpangan akses ekonomi.

“Pendekatan top-down seperti itu justru menciptakan kegelisahan di akar rumput.Sejatinya pemerintah pusat harus memperhatikan potensi dampak sosial dan ekonomi yang mungkin muncul dati program itu,”ujar Obin..

Dia  menilai, perlunya pemerintah pusat melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kerja,serta penyediaan lapangan kerja baru untuk masyarakat lokal.

“Saya tidak menolak kehadiran orang luar di wilayah Kalteng khususnya di Kabupaten Gunung Mas. Tapi yang saya tolak jika cara masuknya itu justru merusak tatanan yang ada. Hak tanah adat harus dihormati, dan masyarakat lokal harus menjadi subjek pembangunan, bukan korban kebijakan,”tegas Obin menutup. (nh)

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Ketua DPRD Gumas Bangga, Regina Azzahra Harumkan Nama Daerah di Indonesia Fashion Week 2026
Singong Desak Pemkab Gumas Cetak Operator Alat Berat Bersertifikat, Agar Putra Daerah Tak Jadi Penonton di Tengah Investasi PBS
Raya Serukan Siaga Karhutla Tak Boleh Berhenti di Apel, Respons Cepat dan Pencegahan Total Jadi Kunci Wujudkan Gumas Bebas Asap 2026
Ketua DPRD Binartha Tegaskan 145 Pejabat Baru Harus Buktikan Kinerja, Bukan Sekadar Sandang Jabatan!
Iceu Ingatkan Forum GenRe dan Forum Anak Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekedar Pelengkap Seremoni!
Reses di RSUD Kuala Kurun, Rayaniatie Djangkan Desak Pemkab Gumas Perkuat Fasilitas Kesehatan, UGD, Ambulans, dan Alat Medis Tak Boleh Lagi Jadi Kendala!
Kasus DBD Mulai Muncul, DPRD Gumas Desak Pemkab Bergerak Cepat! Hermanto Minta Fogging Segera Digelar Sebelum Wabah Meluas
Serapan Anggaran Bukan Lagi Tolok Ukur! DPRD Gumas Desak Pembangunan Berkualitas, Evandi Prioritaskan Akhiri Era Jembatan Kayu di Zona Tiga!

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:46 WIB

Ketua DPRD Gumas Bangga, Regina Azzahra Harumkan Nama Daerah di Indonesia Fashion Week 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 13:47 WIB

Singong Desak Pemkab Gumas Cetak Operator Alat Berat Bersertifikat, Agar Putra Daerah Tak Jadi Penonton di Tengah Investasi PBS

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:13 WIB

Raya Serukan Siaga Karhutla Tak Boleh Berhenti di Apel, Respons Cepat dan Pencegahan Total Jadi Kunci Wujudkan Gumas Bebas Asap 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:33 WIB

Ketua DPRD Binartha Tegaskan 145 Pejabat Baru Harus Buktikan Kinerja, Bukan Sekadar Sandang Jabatan!

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:30 WIB

Iceu Ingatkan Forum GenRe dan Forum Anak Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekedar Pelengkap Seremoni!

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Gercep Atasi Karhutla, Polres Gumas-Tim Gabungan Jinakkan Api di Tewah!

Sabtu, 15 Agu 2026 - 18:40 WIB

Hukum dan Kriminal

Jelang HUT ke-81 RI, Wakapolres Indras Serukan Warga Kibarkan Merah Putih

Jumat, 14 Agu 2026 - 19:10 WIB