Bupati Shalahuddin Soroti Turunnya Opini BPK dan Rendahnya Nilai MCSP

Rabu, 5 November 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Drs Muhlis pimpin rakor Camat se Barito Utara, Rabu (5/11/2025).(Jendela Kalteng/Ist)

Muara Teweh, Jendela Kalteng

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT., menyoroti dua pekerjaan rumah besar yang kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Barito Utara: turunnya opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan rendahnya nilai MCSP (Monitoring, Controlling, Surveillance for Corruption Prevention) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Isu tersebut disampaikan secara terbuka oleh Bupati saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se–Kabupaten Barito Utara Tahun 2025, yang digelar di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (5/11/2025).

“Kita menghadapi dua PR besar. Pertama, opini BPK yang turun dari Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Kedua, nilai MCSP kita masih rendah. Dua hal ini menjadi indikator penting untuk segera kita benahi bersama,” tegas Shalahuddin.

Menanggapi penurunan opini BPK, Bupati menyatakan akan mengambil langkah cepat dan strategis dengan melakukan koordinasi langsung ke BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah di Palangka Raya.

“Saya akan membawa OPD terkait seperti Keuangan, Tata Usaha, Perizinan, dan Aset untuk meminta pendampingan. Kita ingin tahu di mana titik lemah kita dan bagaimana memperbaikinya agar tahun depan kita bisa kembali meraih predikat WTP,” ujarnya.

Bupati menilai bahwa opini BPK bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan cerminan integritas dan kinerja tata kelola pemerintahan daerah.

Selain itu, Bupati juga menyoroti nilai MCSP Kabupaten Barito Utara yang baru mencapai angka 34, meski mengalami kenaikan tipis dari 32 pada tahun sebelumnya. Angka tersebut masih jauh tertinggal dari rata-rata provinsi Kalimantan Tengah yang sudah mencapai 63.

“Rendahnya nilai MCSP menunjukkan masih lemahnya sistem pengawasan dan pencegahan korupsi. Ini alarm bagi kita semua untuk memperkuat disiplin, akuntabilitas, dan transparansi di setiap unit kerja,” ujar Shalahuddin.

Ia menambahkan, belajar dari keberhasilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, peningkatan nilai MCSP sangat mungkin dicapai bila semua perangkat daerah memiliki komitmen kuat terhadap reformasi birokrasi dan pengelolaan anggaran yang bersih.

Dalam penutup arahannya, Bupati Shalahuddin mengajak seluruh camat, kepala perangkat daerah, dan jajaran ASN untuk memperkuat sinergi dan kedisiplinan administrasi, serta mempercepat langkah perbaikan sistem.

“Kita harus bergerak cepat. Barito Utara harus bisa menunjukkan perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan dipercaya publik,” pungkasnya.

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para camat se–Kabupaten Barito Utara, kepala perangkat daerah, serta pejabat struktural di lingkungan Pemkab Barito Utara. (Ist/Lim)

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Gemilang di FLS3N 2026, SMPN 1 Muara Teweh Raih 5 Gelar dan 1 Tiket Nasional
Dinkes Barut Tingkatkan Kompetensi 40 Perawat Lewat Pelatihan BTCLS
Perawat Barut Dibekali BTCLS, Dinkes Tekankan Kecepatan Penanganan Pasien Gawat Darurat
Pemkab Barut Buka Ruang Aspirasi Warga dalam Pengadaan Tanah Perluasan WFC
Pemkab Barut Dorong Dukungan Masyarakat untuk Perluasan Kawasan Waterfront City
Pemkab Barut Pastikan Pengadaan Tanah WFC Sesuai Aturan dan Libatkan Masyarakat
Wisuda XIII TKA/TP Al-Qur’an BKPRMI, Bupati Barut Tekankan Pentingnya Generasi Qur’ani
Karhutla dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai, Pemkab Barut Perkuat Kesiapsiagaan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:05 WIB

Gemilang di FLS3N 2026, SMPN 1 Muara Teweh Raih 5 Gelar dan 1 Tiket Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:52 WIB

Dinkes Barut Tingkatkan Kompetensi 40 Perawat Lewat Pelatihan BTCLS

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:59 WIB

Perawat Barut Dibekali BTCLS, Dinkes Tekankan Kecepatan Penanganan Pasien Gawat Darurat

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:49 WIB

Pemkab Barut Buka Ruang Aspirasi Warga dalam Pengadaan Tanah Perluasan WFC

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pemkab Barut Dorong Dukungan Masyarakat untuk Perluasan Kawasan Waterfront City

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Gercep Atasi Karhutla, Polres Gumas-Tim Gabungan Jinakkan Api di Tewah!

Sabtu, 15 Agu 2026 - 18:40 WIB