WhatsApp Image 2025-06-29 at 09.20.18
Bagikan Ke Sosial Media

Foto. Bupati Kapuas H.M Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Usis I Sangkai menghadiri Audiensi sehubungan dengan Pelaksanaan KKN Mahasiswa Universitas Palangkaraya Periode Juli – Agustus 2025 di Kabupaten Kapuas, melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati, Selasa (10/6/2025).(jendela Kalteng/hmskmf).

Kuala Kapuas,Jendela Kalteng

Bupati Kapuas H.M Wiyatno, didampingi Sekretaris Daerah, Usis I. Sangkai, menghadiri audiensi secara daring bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya (UPR) terkait pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Juli–Agustus 2025 di wilayah Kabupaten Kapuas. Audiensi dilaksanakan melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Rumah Jabatan, Selasa (10/6/2025).

Audiensi dipimpin oleh Sekretaris LPPM UPR, Herry, dan diikuti panitia pelaksana KKN. Dalam kesempatan tersebut, LPPM UPR menyampaikan rencana pelaksanaan dua jenis KKN, yakni KKN Reguler dan KKN Tematik Literasi yang akan dilaksanakan di sejumlah desa di Kabupaten Kapuas.

“Tujuan utama KKN ini adalah untuk menerapkan ilmu dan keterampilan mahasiswa secara langsung di masyarakat serta membantu pembangunan desa berbasis pemberdayaan,” ujar Herry.

Ia menambahkan, KKN 2025 akan mencakup 52 desa di tujuh wilayah (1 kota dan 6 kabupaten) dengan dukungan dari Perpustakaan Nasional RI untuk kegiatan literasi.

Tema umum KKN Reguler tahun ini adalah “UPR Bergerak: Desa Tangguh untuk Masa Depan Berkelanjutan”, sedangkan KKN Tematik Literasi mengangkat tema “UPR Membasa: Lewu Pintar Tuntang Harati”. Subtema KKN Reguler meliputi berbagai isu strategis seperti desa peduli lingkungan, stunting dan kesehatan masyarakat, desa mandiri pangan, desa digital dan literasi, UMKM, desa wisata, serta desa ramah perempuan, anak dan disabilitas.

“Kami menyambut baik rencana ini dan akan memfasilitasi segala kebutuhan, mulai dari posko hingga penempatan desa bagi mahasiswa,” ucap Bupati Kapuas,  H.M Wiyatno.

Ia juga merekomendasikan lima kecamatan sebagai lokasi KKN, yakni Kecamatan Bataguh, Mantangai, Kapuas Kuala, Dadahup, dan Tamban Catur.

Kecamatan-kecamatan tersebut dinilai strategis, termasuk wilayah transmigrasi dan area yang sedang menjadi fokus pembangunan nasional seperti kawasan Food Estate dan program Koperasi Merah Putih.

“Kami berharap mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama di desa-desa yang membutuhkan sentuhan pembinaan. KKN ini harus menjadi pengalaman yang berkesan dan berdampak positif,” tambah Wiyatno.

Diketahui, sekitar 30 desa di Kabupaten Kapuas direncanakan akan menjadi lokasi KKN UPR Tahun 2025, dengan penempatan mempertimbangkan ketersediaan akses jalan dan jaringan internet yang memadai.(hmskmf/nh/Lim)

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *