IMG_20230622_145146
Bagikan Ke Sosial Media

Foto.  Bupati Jaya S Monong didampingi Kadinkes Arnold Usup menerima penghargaan sertifikat Eliminasi Malaria tingkat nasional di Titik Nol IKN Panajam Paser Utara, Kaltim Kamis (15/6) lalu. (Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong menerima penghargaan sertifikat Eliminasi Malaria tingkat nasional.

“Penghargaan [sertifikat Eliminasi Malaria] yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas diserahkan langsung Menteri Kesehatan RI pada acara puncak peringatan Hari Malaria Sedunia (HMS) di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) Kamis (15/6) lalu,”  kata Jaya, Kamis (22/6).

Jaya mengungkapkan, pengawasan dan evaluasi dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait, bahwa dinyatakan Kabupaten Gumas  bebas malaria, sehingga mendapatkan penghargaan atas pencapaian eliminasi tahun 2022.

“Terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas, masyarakat dan stakeholder lainnya yang telah bersama-sama melawan malaria melalui pencegahan, pengobatan, dan pemantauan terhadap program pencegahan malaria di wilayah ini,” tuturnya.

Kepada masyarakat Gumas, Jaya mengimbau untuk patuh menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), yang bertujuan memasyarakatkan budaya hidup sehat dan meninggalkan perilaku hidup yang kurang sehat.

“Selalu jaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, karena sampah salah satu tempat berkembangnya nyamuk Anopheles betina penyebab penyakit malaria,” pinta Jaya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gumas Arnold Usup menyatakan, dengan mendapatkan sertifikat Eliminasi Malaria, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas berkomitmen untuk mempertahankan status bebas malaria.

“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bersama masyarakat dan stakeholder lainnya akan terus berjuang bersama mempertahankan status Kabupaten Gunung Mas bebas malaria,” kata Arnold.

Kendati bebas malaria, Arnold pastikan pihaknya akan terus menjalankan program pencegahan, pengobatan, dan pemantauan penyakit malaria di Kabupaten Gumas, sehingga tidak ada kasus malaria terjadi di masyarakat.

Masyarakat Gumas diimbaunya tetap menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, karena kesehatan akan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan. (nh)

 

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *