WhatsApp Image 2025-10-21 at 00.16.21
Bagikan Ke Sosial Media

Foto. Polsek Kahut) meningkatkan kesiagaan dan patroli di titik rawan banjir, Senin (20/10/2025). (Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan dan DAS Miri meluap. Akibatnya, Polsek Kahayan Hulu Utara (Kahut) jajaran Polres Gunung Mas (Gumas) meningkatkan kesiagaan dan patroli di titik rawan banjir, Senin (20/10/2025).

Pengecekan debit air dilakukan secara intensif mulai pukul 09.00 WIB. Pantauan difokuskan di ruas jalan negara yang menjadi titik rawan banjir, yakni di Desa Tumbang Lapan, Kecamatan Miri Manasa.

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, telah terjadi kenaikan debit air yang signifikan. Luapan air sungai menggenangi jalan lintas penghubung antara Kecamatan Kahut menuju Kecamatan Miri Manasa. Akibatnya, akses jalan tersebut untuk sementara tidak dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4).

Dipimpin langsung Kapolsek Kahut, personel Polsek langsung turun ke lokasi bencana. Mereka tidak hanya memantau ketinggian air,tapi juga melaksanakan patroli dialogis. Petugas secara aktif memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar ekstra berhati-hati saat melintasi area yang tergenang air.

Polsek Kahut juga proaktif berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan instansi terkait untuk langkah-langkah antisipasi jika debit air terus mengalami kenaikan.

Hingga saat ini, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil. Banjir ini murni disebabkan oleh faktor alam, yakni tingginya curah hujan yang membuat DAS Kahayan dan DAS Miri tak mampu menampung volume air.

Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kapolsek Kahut Ipda Muklisin mengonfirmasi situasi tersebut dan menyampaikan imbauan penting.

“Kami wajib hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana. Kami memantau langsung debit air yang memang mengalami kenaikan, dan cuaca saat ini masih mendung,” ujar Muklisin.

Muklisin menambahkan, Kapolres berpesan dan mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang bermukim di bantaran sungai, untuk selalu waspada.

“Bagi pengguna jalan, kami sarankan untuk menunda perjalanan jalur ini sampai situasi kembali aman. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” pungkasnya,”ucap dia. (nh)

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *