Kusnadi Pastikan Jika Terpilih Jadi Bupati, Masyarakat Gumas Mendapat Rp 12 Juta per Bulan

Rabu, 25 September 2024 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto.  Paslon bupati/wakil bupati nomor urut 2 Kusnadi B.Halijam dan Daldin saat diwawancara pewarta usai pengundian dan penetapan nomor urut paslon di Halaman Kantor KPU Gumas,Senin (23/9/2024) malam.(Jendela Kalteng/nh)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Calon bupati nomor urut 2 Kusnadi B.Halijam menyatakan dirinya dan calon wakil bupati Daldin sebagai pasangan calon(paslon) yang akan memberikan pembaharuan kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

Hal itu ia sampaikan kepada pewarta usai pengundian dan penetapan nomor urut paslon Bupati dan Wakil Bupati Gumas  Tahun 2024 dan Deklarasi Damai di Halaman Kantor KPU Gumas,Senin (23/9/2024) malam.

“Kami [Kusnadi-Daldin] akan membawa perubahan infrastruktur dan memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang lebih baik serta memberikan kapasitas peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Gunung Mas,”ujar Kusnadi didampingi Daldin.

Sebagai penyelenggara administratur pembangunan,termasuk peningkatan kapasitas peningkatan ekonomi masyarakat, apabila terpilih menjadi bupati, dirinya bersama Daldin akan membuat perbup [peraturan bupati] terkait penanganan lahan kritis dan pekarangan.

Lahan-lahan yang sudah rusak akibat usaha penambangan emas skala mikro, akan dikelola dengan membuat perkebunan dalam skala agribisnis dan agro industri.

“Kurang lebih ada 40 ribu kk[kepala keluarga] miskin di Kabupaten Gunung Mas. Kalau mereka memiliki lahan seluas 4 hektare,maka dikalikan  dengan 40 ribu kk yang ada,sehingga kurang lebih ada 160 ribu hektare. 160 ribu hektare itu akan kita berdayakan. Apabila 1 hektare itu kebun kelapa sawit yang akan kita programkan nanti untuk mereka,yang berdasarkan fakta sekarang,hasilnya per bulan bersih bisa mencapi Rp 12,5 juta ataupun Rp 3 juta,”beber Kusnadi.

Lanjut dia, apabila 4 hektare dikali Rp 3 juta per hektare, berarti hasilnya sudah Rp 12 juta. Dan itu akan dibangun 1 hektare tiap tahun hingga tahun ke 4, dan jika masyarakat Gumas memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memimpin Gumas 2025-2030,maka saat mengakhiri masa tugas mereka, masyarakat Gumas diharapkan dapat memiliki pendapatan 10 sampai 12 juta rupiah per bulan dari hasil kebun sawit yang dimiliki.

“Jadi terus bergulir dengan pemkab memberikan bantuan bibit sawit,pupuk,berbisida dan kita juga akan membuat pola pertaniannya adalah pertanian agribisnis. Kita juga akan membuat jalan sarana produksi,dan membuat jalan panennya,”tutur dia.

Setelah masyarakat memiliki kebun sawit di atas lahan milik masyarakat sendiri,ia pastikan pemkab melalui perusda [perusahaan daerah] akan membangun pabrik pengolahan kelapa sawit.

Pihaknya juga akan melakukan pendataan terhadap warga miskin di Gumas [40 ribu kk],sehingga dengan pendataan itu bantuan bibit sawit,pupuk,dan berbisida akan tepat sasaran dan tepat anggaran.

“Bagi warga yang tidak punya lahan,akan kita upayakan membantu karena kita masih punya lahan yang banyak. Tapi tidak mungkin juga masyarakat tidak punya lahan 1 atau 2 hektare,”ucap Kusnadi menutup. (nh)

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Raungan Sengso yang Membesarkan Keluarga, 47 Tahun Menaklukkan Rimba, Barito Tutup Mesin Chainsaw dan Menikmati Senja Bersama Istri
Dari Kuala Kurun ke Panggung Peradilan Nasional, Muhammad Aliyuddin Kini Pimpin PA Jakarta Pusat
Warga Sambut Baik SE Bupati, Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
Bupati Jaya Turun Tangan! SPBU Wajib Tutup Pukul 19.00 WIB, Penimbun dan Mafia BBM Diultimatum; Siap-Siap Ditindak Tegas!
SPBU Kuala Kurun Pasang Badan, Dukung SE Bupati Gumas
Bawaslu Akui Partisipasi Generasi Muda dan Pemilih Pemula Gumas dalam Pengawasan Partisipatif Belum Maksimal!
Demi Kemandirian Pangan,ASN Ini Manfaatkan Pekarangan
Musancab Meledak! PDI Perjuangan Gumas Panaskan Mesin Politik, Bidik Dominasi 2029!

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:49 WIB

Raungan Sengso yang Membesarkan Keluarga, 47 Tahun Menaklukkan Rimba, Barito Tutup Mesin Chainsaw dan Menikmati Senja Bersama Istri

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:11 WIB

Dari Kuala Kurun ke Panggung Peradilan Nasional, Muhammad Aliyuddin Kini Pimpin PA Jakarta Pusat

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:59 WIB

Warga Sambut Baik SE Bupati, Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:36 WIB

Bupati Jaya Turun Tangan! SPBU Wajib Tutup Pukul 19.00 WIB, Penimbun dan Mafia BBM Diultimatum; Siap-Siap Ditindak Tegas!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:18 WIB

SPBU Kuala Kurun Pasang Badan, Dukung SE Bupati Gumas

Berita Terbaru