WhatsApp Image 2024-08-06 at 04.54.32
Bagikan Ke Sosial Media

Foto.  Waket I DPRD Gumas Binartha (atas) dan Waket Komisi I DPRD Gumas Polie L.Mihing.(Jendela Kalteng/nh)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Wakil Ketua (Waket) I DPRD Gunung Mas (Gumas) Binartha mengimbau masyarakat Gumas di musim kemarau tahun ini agar waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Masyarakat yang punya ladang maupun yang berladang, supaya  bisa waspada dari bahaya kebakaran. Warga yang sudah berladang atau berkebun untuk bisa menjaga kebunnya, sekelilingnya dibersihkan. Warga juga harus berhati-hati dalam membakar lahan dan kebunnya,”kata Binartha,Senin (5/8/2024).

Musim kemarau tahun ini,Obin sapaan akrabnya meminta warga yang membuka lahan untuk berladang agar tidak membakar lahannya sekaligus, tapi secara bertahap dan bertanggung jawab agar kebakaran tidak terjadi.

“Berladang dengan cara membakar merupakan tradisi bercocok tanam yang dilakukan warga lokal Kalimantan Tengah utamanya Gunung Mas sebagai bentuk kearifan lokal,”ujar Obin.

“Untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,pembakaran yang dilakukan hendaknya dilakukan dengan hati-hati, dan pastikan saat meninggalkan hutan lahan,api benar-benar telah padam,”tambah wakil rakyat dapil II itu.

Terpisah, anggota DPRD Gumas Polie L.Mihing senada dengan Obin,berharap masyarakat dapat menjaga lahan dan kebunnya. Jangan melakukan pembakaran hutan dan lahan dengan tidak bertangungjawab.

“Boleh saja membakar kebun dan lahan,asalkan bertanggung jawab, supaya apinya tidak menjalar lebih luas dan menimbulkan kebakaran. Kebakaran hutan dan lahan yang luas menyebabkan dampak kerugian bagi kesehatan dan lingkungan,”kata Polie.

Saat musim kemarau akan banyak benda-benda yang mudah terbakar,seperti daun,kayu dan rerumputan kering lainnya. Untuk itu Waket Komisi I itu mengimbau masyarakat supaya tidak membuang puntung rokok yang dapat menyebabkan bencana kebakaran. (nh)

 

 

 

 

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *