Foto. Kepala SDN 3 Kuala Kurun, Belie,S.Pd.SD. (jendelakalteng/njh)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 mulai memberikan perhatian terhadap pembenahan sarana dan prasarana di SD Negeri 3 Kuala Kurun,Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Sejumlah fasilitas sekolah yang dinilai membutuhkan penanganan serius kini tengah direhabilitasi melalui program revitalisasi yang bersumber dari dana pemerintah pusat.
Kepala SDN 3 Kuala Kurun, Belie, saat ditemui, Jumat (25/9/2026), mengatakan revitalisasi tahun ini mencakup rehabilitasi delapan ruang kelas, dua ruang WC murid, pembangunan satu unit WC baru, penataan halaman sekolah, serta perbaikan fasilitas perpustakaan.
“Untuk tahun 2026 ini, SD Negeri 3 Kuala Kurun mendapat program revitalisasi berupa rehabilitasi delapan ruang kelas, dua ruang WC murid, pembangunan satu unit WC baru, penataan halaman sekolah, dan perpustakaan,” ujar Belie.
Menurut Belie, program tersebut menjadi perhatian penting bagi sekolah karena sejumlah fasilitas yang direhabilitasi memang sudah membutuhkan perbaikan. Karena itu, pihak sekolah menyambut positif kebijakan pemerintah yang memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan.
“Kami sangat menyambut baik program pemerintah terkait revitalisasi ini. Selama ini sekolah kami belum pernah mendapatkan program seperti ini. Dengan adanya revitalisasi dari dana pemerintah pusat, kami sangat terbantu karena fasilitas yang direhabilitasi memang sudah layak mendapatkan perhatian serius,”kata Belie.
Belie menjelaskan, pekerjaan revitalisasi saat ini sudah berjalan. Pada salah satu bangunan beton, proses pembongkaran telah dilakukan dan pekerjaan kini memasuki tahap pemasangan rangka kuda-kuda. Sementara pada bangunan kayu, khususnya Gedung E, bagian atap telah terpasang.
Pengerjaan perpustakaan juga telah berjalan, dengan pemasangan atap yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.
Sedangkan untuk pembangunan unit WC baru, pekerjaan telah memasuki tahap awal berupa pengerjaan cor cakar ayam sebagai bagian dari struktur bangunan.
Belie menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gumas yang menurutnya memberikan dukungan sejak tahap awal perencanaan hingga proses pengelolaan data pokok pendidikan (Dapodik).
“Kami sangat berterima kasih kepada dinas terkait, khususnya Disdikpora, atas dukungan dan support selama ini, mulai dari tahap perencanaan hingga pengelolaan Dapodik. Dukungan tersebut turut membantu sekolah kami sehingga bisa mendapatkan program revitalisasi ini,” tutur Belie.
Belia berharap seluruh rangkaian pekerjaan revitalisasi dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Menurut Belie, pembenahan sarana pendidikan bukan hanya menyangkut bangunan fisik, tapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi siswa.”Program revitalisasi diharapkan menjadi momentum bagi kami (SDN 3 Kuala Kurun) untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekolah sekaligus mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal,”demikian Belie. (njh)












