Bupati Barito Utara H Shalahuddin bersama Sekda Muhlis, asisten sekda, kepala perangkat daerah dan masyarakat menghadiri Kuliah Subuh bersama Al Munship Al Habib Abd. Rahman bin Muhammad Assegaf dari Seiwun, Hadramawut, di Masjid Jami Muara Teweh, Sabtu (19/9/2026).(Jendelakalteng/Ist)
Muara Teweh, Jendela Kalteng
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mengajak masyarakat untuk terus memperkuat keimanan, ketakwaan, akhlak mulia dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Kuliah Subuh bersama Al Munship Al Habib Abd. Rahman bin Muhammad Assegaf dari Seiwun, Hadramawut, di Masjid Jami Muara Teweh, Sabtu (19/9/2026).
Bupati Shalahuddin menyampaikan bahwa kehadiran Habib Abd. Rahman bin Muhammad Assegaf merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi masyarakat Barito Utara. Tausiyah dan nasihat yang diberikan diharapkan dapat menjadi penerang hati sekaligus menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Kita berharap ilmu, nasihat dan hikmah yang disampaikan pada kesempatan ini dapat memberikan tuntunan bagi kita dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tutur Bupati.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya mengamalkan ilmu yang diperoleh. Menurutnya, ilmu tidak cukup hanya didengar dan dipahami, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari.
“Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang mampu membentuk pribadi yang lebih baik, keluarga yang lebih harmonis, masyarakat yang lebih rukun, dan daerah yang semakin maju serta diberkahi Allah SWT,” ujarnya.
Bupati Shalahuddin juga mengaitkan pembangunan daerah dengan kualitas kehidupan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pembangunan akan memiliki makna yang lebih besar apabila didukung masyarakat yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, saling menghormati dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Selain itu, Bupati mengajak masyarakat Barito Utara untuk menjaga tiga bentuk persaudaraan, yakni ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah.
“Mari kita rawat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi jadikan perbedaan sebagai kekayaan yang memperkuat persatuan dan kebersamaan kita,” kata Shalahuddin.
Kegiatan Kuliah Subuh tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan diikuti jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, DPRD, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, ulama, habaib, tokoh masyarakat, insan media serta masyarakat dan jamaah Masjid Jami Muara Teweh.
Bupati berharap kegiatan tersebut memberikan keberkahan dan manfaat bagi seluruh yang hadir serta semakin memperkuat kehidupan keagamaan, persaudaraan dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Barito Utara. (Ist/njh/Lim)












