Satpol PP Bergerak! Penataan PKL di Muara Teweh Diperketat, Ketertiban Kota Jadi Prioritas Utama

Senin, 25 Mei 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Satpol PP Batara melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada pedagang dan pelaku usaha ekonomi di kawasan perkotaan Muara Teweh, meliputi Kelurahan Lanjas dan Kelurahan Melayu, Senin (25/5/2026) siang.(Jendela Kalteng/ist)

Muara Teweh,Jendela Kalteng

Dalam rangka menindaklanjuti arahan Bupati Barito Utara terkait pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada pedagang dan pelaku usaha ekonomi di kawasan perkotaan Muara Teweh, meliputi Kelurahan Lanjas dan Kelurahan Melayu, Senin (25/5/2026) siang.

Kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Barito Utara Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat dan Perda Nomor 6 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pasar Rakyat, Pasar Modern, Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima.

Kepala Satpol PP Barito Utara, Suparmi A. Aspian mengatakan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pedagang dan pelaku usaha, sangat penting agar aturan daerah dapat diketahui dan dipahami secara luas.

“Pemerintah Kabupaten Barito Utara menghendaki adanya keteraturan dalam penataan dagangan, baik pemilik ruko, toko maupun pedagang kaki lima agar tidak menggunakan badan jalan, tempat parkir, pemberhentian sementara maupun trotoar untuk menggelar dagangannya,” ujar Suparmi A. Aspian.

Ia menambahkan, langkah persuasif melalui sosialisasi menjadi upaya awal pemerintah dalam menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan keindahan kawasan perkotaan.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibum), M. Fitri Tirta Saputra bersama anggota Satpol PP turut memasang baliho dan spanduk imbauan di sejumlah titik strategis.

Menurutnya, pemasangan baliho dilakukan demi menjaga ketentraman dan ketertiban bersama, khususnya bagi pengunjung dan pengelola toko agar tidak memberikan uang kepada pengamen maupun peminta-minta.

“Kami juga memasang spanduk imbauan di kawasan traffic light yang berisi larangan memberikan uang kepada badut, manusia silver, pengamen, pengemis dan anak-anak punk karena dapat mengganggu keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” jelas M. Fitri Tirta Saputra.

Di sisi lain, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD), Mujiburrahman menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pendataan di lapangan masih ditemukan sejumlah pedagang yang menggunakan fasilitas umum untuk berjualan.

“Dari hasil pendataan diperoleh sebanyak enam pedagang kaki lima, lima ruko dan tiga toko yang masih menggelar dagangannya menggunakan sarana umum seperti trotoar dan badan jalan,” ungkap Mujiburrahman saat melaksanakan sosialisasi di Jalan Sumbawa.

Ia berharap masyarakat dapat lebih sadar dan mematuhi aturan yang berlaku demi menciptakan kawasan kota yang tertib dan nyaman.

Sementara itu, Muhtar Idham selaku pengelola parkir Pasar Gembira dan Water Front City (WFC) mengapresiasi langkah Satpol PP Kabupaten Barito Utara dalam melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

“Kami sangat terbantu dengan kedatangan Satpol PP. Selain bekerja sesuai SOP, cara sosialisasi yang dilakukan juga sangat bersahaja sehingga masyarakat menerima dengan lapang dada,”katanya.

Muhtar juga berharap pemerintah daerah dapat terus melakukan penataan terhadap pedagang kaki lima agar area parkir di kawasan Pasar Gembira dan Water Front City tidak berkurang dan tetap tertata dengan baik.(Ist/njh/Lim)

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Resmi Dilantik Jadi Asisten III, Hj.Annisa Cahyawati Mohon Dukungan untuk Wujudkan Birokrasi Profesional dan Melayani
Kaban Kesbangpol Tegaskan Sekolah Kebangsaan Jadi Benteng Pembentuk Generasi Berkarakter dan Berjiwa Nasionalis di Batara
Tebar 20 Ribu Benih Ikan, DKPP Batara Genjot Ketahanan Pangan dan Selamatkan Ekosistem Perairan Desa
Di Hadapan KPK, Shalahuddin Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Pemerintahan dan Perkuat Tata Kelola Transparan
Heboh! Modus Baru Mengatasnamakan Pejabat Pemkab Batara Beredar di WhatsApp, Warga Diminta Siaga!
Heboh! Modus Baru Mengatasnamakan Pejabat Pemkab Batara Beredar di WhatsApp, Warga Diminta Siaga! Foto. Akun palsu di media sosial beredar yang mengatasnamakan pejabat dilingkup Pemkab Batara, masyarakat dihimbau untuk berhati-hati.(Jendela Kalteng/ist) Muara Teweh,Jendela Kalteng Masyarakat Kabupaten Barito Utara (Batara) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan melalui media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp (WA) yang mengatasnamakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batara. Aksi penipuan tersebut diketahui muncul setelah pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV yang dilakukan Bupati Batara H. Shalahuddin beberapa waktu lalu di gedung balai Antang Muara Teweh. Sejumlah akun palsu dilaporkan mencatut nama pejabat daerah untuk menghubungi masyarakat dengan berbagai modus, mulai dari menawarkan bantuan, hadiah hingga meminta sejumlah uang. Beberapa nama pejabat yang dicatut di antaranya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, H.M. Mastur, serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, H.M. Ikhsan. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara H.M. Mastur menegaskan, pihaknya tidak pernah meminta bantuan ataupun menawarkan program tertentu melalui nomor pribadi yang tidak resmi. “Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap pesan atau telepon yang mengatasnamakan pejabat pemerintah. Jika ada nomor mencurigakan yang mengaku sebagai saya, mohon segera dikonfirmasi melalui kanal resmi pemerintah daerah,” ujar Mastur, Kamis (7/5/2026). Mastur juga meminta masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi maupun melakukan transfer uang kepada pihak yang tidak dikenal. “Modus seperti ini sangat merugikan masyarakat. Jangan sampai ada yang menjadi korban akibat kurang teliti dalam menerima informasi,” tambah Mastur. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara H.M Ikhsan mengatakan pihaknya juga menerima laporan terkait adanya akun media sosial Facebook dan nomor WhatsApp palsu yang menggunakan identitas dirinya. “Pelaku menggunakan foto dan nama saya untuk menghubungi masyarakat dengan berbagai alasan, termasuk menawarkan bantuan maupun meminta sejumlah uang. Kami tegaskan itu bukan dari saya ataupun BPBD Barito Utara,” tegas Ikhsan. Ikhsan meminta masyarakat untuk mengabaikan setiap pesan mencurigakan serta segera melaporkannya kepada pihak berwenang apabila menemukan akun palsu yang mengatasnamakan pejabat daerah. “Kami berharap masyarakat selalu mengecek kebenaran informasi melalui akun resmi pemerintah dan tidak mudah percaya terhadap permintaan yang tidak wajar,” kata Ikhsan Pemkab Batara juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital yang semakin marak terjadi.(Ist/njh/Lim)
Sekda Muhlis Tegaskan Sertijab Bukan Sekedar Seremoni, Momentum Besar Perkuat Tata Kelola Pemerintahan!
Gebrakan Medco Energi Bangkanai! Guru-Guru Batara Didorong Kuasai Digital Deep Learning untuk Hadapi Era Pendidikan Modern

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:11 WIB

Resmi Dilantik Jadi Asisten III, Hj.Annisa Cahyawati Mohon Dukungan untuk Wujudkan Birokrasi Profesional dan Melayani

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:56 WIB

Kaban Kesbangpol Tegaskan Sekolah Kebangsaan Jadi Benteng Pembentuk Generasi Berkarakter dan Berjiwa Nasionalis di Batara

Senin, 25 Mei 2026 - 15:55 WIB

Satpol PP Bergerak! Penataan PKL di Muara Teweh Diperketat, Ketertiban Kota Jadi Prioritas Utama

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:01 WIB

Tebar 20 Ribu Benih Ikan, DKPP Batara Genjot Ketahanan Pangan dan Selamatkan Ekosistem Perairan Desa

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:36 WIB

Di Hadapan KPK, Shalahuddin Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Pemerintahan dan Perkuat Tata Kelola Transparan

Berita Terbaru