Wanita Kristen Harus Bersatu,serta Cantik Luar Dalam

WhatsApp Image 2025-04-08 at 02.27.31

Foto. Anggota DPRD Gumas yang juga Ketua DPC PWKI sekaligus Ketua PGIS Gumas Rayaniatie Djangkan (tiga dari kiri) bersama sejumlah peserta kegiatan ibadah Persekutuan Kaum Wanita GPT se-Gumas di objek wisata air terjun Batu Mahasur beberapa waktu lalu.(Jendela Kalteng/nh)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Wanita Kristen di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) harus terus merawat persatuan dan kesatuan sebagai modal penting dalam turut serta membangun wilayah.

Persatuan dan kesatuan diibaratkan sapu lidi.Kalau hanya sehelai saja tidak akan berfungsi apa-apa.Tapi sapu lidi yang banyak dan diikat dalam satu kesatuan, maka akan memiliki kekuatan besar untuk menyapu membersihkan segala sesuatu.

Taklimat itu disampaikan Ketua DPC PWKI (Persatuan Wanita Kristen Indonesia) sekaligus Ketua PGIS (Persekutuan Gereja Indonesia Setempat) Gumas Rayaniatie Djangkan dihadapan ratusan wanita Kristen Gereja Pantekosta Tabernakel (GPT) pada ibadah Persekutuan Kaum Wanita GPT se-Gumas di objek wisata air terjun Batu Mahasur beberapa waktu.

“Persatuan dan kesatuan wanita Kristen di Kabupaten Gunung Mas ini sebuah keniscayaan,agar dapat menunjukkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan dalam keluarga dan masyarakat,”kata Raya.

“Dengan persatuan dan kesatuan,wanita Kristen di wilayah ini dalam mengambil peran penting dalam pelayanan kasih, pendidikan,dan misi sosial lainnya bagi mereka yang membutuhkan,”sambung dia.

Disebutnya, persatuan dan kesatuan wanita Kristen di Gumas sebagai suatu panggilan untuk mencerminkan tubuh Kristus yang sehati sepikir dalam kasih dan pelayanan.

Selain persatuan dan kesatuan,figur yang juga Anggota DPRD Gumas itu menekankan pentingnya wanita Kristen di Gumas memiliki kecantikan luar dan dalam.

“Kecantikan dari luar itu penting terkait penampilan fisik. Wanita Kristen di Gunung Mas harus bisa merawat dirinya dengan baik sebagai bait Allah. Berpakaian dengan sopan serta menjaga kebersihan tubuh,”tutur Raya.

Sedangkan kecantikan dari dalam, menurutnya, wanita Kristen di Gumas harus memiliki kerendahan hati dan kebaikan terhadap sesama, karena perhiasan yang paling berharga bagi wanita Kristen adalah manusia batiniah dengan roh yang lemah lembut dan tenteram.

Inner beauty (kecantikan dari dalam) dari seorang wanita Kristen itu salah satunya memiliki attitude (sikap dan tingkah laku) dan adab yang baik,”tegas Raya.

Dia pun mengutip nast Alkitab Amsal 31;30 yang mengatakan kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia,tetapi isteri yang takut akan Tuhan dipuji-puji. 

“Kecantikan batiniah ini bertumbuh melalui hubungan yang baik dengan Kristus,”pungkas legislator 4 periode itu. (nh)