Wabup Firdaus Apresiasi Karya Kreatif Peserta Lomba Desain Batik Katingan

KASONGAN – Wakil Bupati Katingan, Firdaus, menyerahkan secara langsung piala penghargaan kepada Felix Anttonius, peraih juara III lomba desain batik dengan karya berjudul Batik Garunum Dahuyan. Penyerahan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebanggaan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Katingan.
Dalam kesempatan itu, Firdaus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta lomba yang telah menampilkan karya terbaik mereka. Ia menilai, kreativitas para desainer batik muda Katingan patut diapresiasi karena mampu menghadirkan ide-ide segar yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dan identitas daerah.
“Batik bukan hanya kain bermotif indah, tetapi juga cerminan sejarah dan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Melalui lomba ini, kita tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap karya lokal,” ujar Firdaus.
Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap hasil karya para peserta tidak berhenti sebagai karya lomba semata, melainkan dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi yang berpotensi menembus pasar yang lebih luas. Menurutnya, batik khas Katingan memiliki keunikan tersendiri karena terinspirasi dari alam, budaya, serta filosofi masyarakat setempat yang kaya makna.
“Saya berharap, dari ajang seperti ini akan lahir desainer-desainer muda berbakat yang mampu menjadikan batik Katingan dikenal tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat nasional,” tambahnya.
Lomba desain batik yang digelar dalam rangka peringatan HUT RI ke-80 ini menjadi ajang penting dalam menghidupkan semangat kreativitas dan pelestarian budaya daerah. Pemerintah Kabupaten Katingan berkomitmen agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai wadah ekspresi seni dan inovasi bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal, lomba ini diharapkan mampu memperkuat jati diri masyarakat Katingan melalui karya batik yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga sarat makna dan bernilai ekonomi tinggi.
(tr)