SITUKEPMAS Jadi Senjata Humanis Polwan Gumas, Kamtibmas Makin Kondusif dan Dekat dengan Masyarakat

WhatsApp Image 2026-04-27 at 05.41.49

Foto. Polwan Polres Gumas melaksanakan patroli Kamtibmas dari implementasi inovasi unggulan “SITUKEPMAS” atau Polisi Tukep Masyarakat, Senin (27/4/2026),dengan memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat di Pasar Baru Kuala Kurun serta pengawalan pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Polres Gunung Mas (Gumas)  terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis dan dekat. Jajaran Polres Gumas meluncurkan aksi nyata lewat personil Polisi Wanita (Polwan) yang melaksanakan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi inovasi unggulan “SITUKEPMAS” atau Polisi Tukep Masyarakat, Senin (27/4/2026).

Inovasi SITUKEPMAS yang digagas Wakapolres Gumas Kompol Indras Purwoko, dirancang untuk mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga. Dengan mengedepankan kehadiran personil di lapangan, program ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi serta memastikan kehadiran negara dalam setiap aktivitas publik. Patroli hari ini dipimpin Brigpol Gita Septiyanti dan Bripda Alda Daratista, dengan pengemudi Bripda Yudha.

Memulai kegiatan sejak pukul 07.30 WIB, para srikandi Polres Gumas menyasar sejumlah titik strategis di pusat Kota Kuala Kurun. Fokus utama patrol, memberikan imbauan Kamtibmas kepada para pengguna jalan. Masyarakat diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengedepankan sikap santun saat berkendara, serta menjaga semangat saling menghormati antar-pengguna jalan demi keselamatan bersama.

Tidak hanya di jalan raya, kehadiran Polwan ini juga mewarnai dinamika ekonomi di Pasar Baru Kuala Kurun dan kawasan pertokoan. Dengan senyum dan sapa, mereka mengajak para pedagang maupun pengunjung pasar untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan. Kolaborasi aktif masyarakat sangat diharapkan agar potensi tindak kriminalitas dapat dicegah sejak dini melalui kewaspadaan kolektif.

Salah satu agenda krusial dalam patroli kali ini adalah pengawalan pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para personil memastikan distribusi bantuan nutrisi tersebut sampai tepat waktu dan tepat sasaran ke beberapa sekolah serta posyandu. Langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.

Lokasi yang dikunjungi meliputi institusi pendidikan seperti MTs Nurul Yaqin, SMA Katolik, dan TK Pembina Kuala Kurun. Di sekolah-sekolah tersebut, personil Polwan tidak hanya memantau keamanan, tapi juga berinteraksi dengan para guru dan siswa, memberikan motivasi bahwa polisi adalah sahabat anak dan mitra bagi dunia pendidikan.

Keamanan objek vital daerah juga menjadi perhatian utama dalam skema SITUKEPMAS. Tim patroli melakukan pemantauan intensif di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kuala Kurun. Hal ini dilakukan guna menjamin kelancaran pelayanan administrasi bagi warga, sehingga masyarakat merasa nyaman saat mengurus berbagai keperluan birokrasi di pusat layanan terpadu tersebut.

Mewakili Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, Wakapolres Kompol Indras Purwoko, menegaskan, inovasi ini akan terus berkelanjutan. Ia menyatakan SITUKEPMAS adalah jembatan komunikasi yang efektif untuk mengubah paradigma kepolisian menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan lokal.

“SITUKEPMAS bukan sekedar patroli biasa, melainkan upaya kami untuk hadir di tengah denyut nadi masyarakat. Kami ingin memastikan setiap warga merasa tenang saat beraktivitas. Kehadiran Polwan dalam pengawalan distribusi nutrisi di sekolah dan posyandu hari ini, bukti bahwa kepolisian hadir untuk aspek sosial yang lebih luas,” ujar Indras.

Hingga berakhirnya kegiatan pada siang hari, situasi di wilayah hukum Polres Gumas terpantau aman, tertib, dan terkendali. Respon positif dari masyarakat terlihat dari antusiasme mereka saat berinteraksi dengan personil Polwan di lapangan. Keberhasilan kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan persuasif efektif dalam menciptakan stabilitas keamanan daerah secara berkelanjutan. (nh)