Shalahuddin Tegaskan Tahbisan Imam Bukan Sekedar Ritual,Tapi Momentum Besar Perkuat Kerukunan dan Dedikasi Pelayanan Umat!

WhatsApp Image 2026-04-26 at 01.42.44

Foto. Diosesan Keuskupan Palangka Raya Paroki Santa Maria De La Salette melaksanakan kegiatan tahbisan imam, di arena Tiara Batara, Rabu (22/4/2026).(Jendela Kalteng/Ist)

Muara Teweh,Jendela Kalteng

Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Batara) kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam merawat kerukunan dan harmoni kehidupan beragama. Penegasan ini disampaikan Bupati Batara, H. Shalahuddin, melalui Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bahrum P. Girsang, pada momen sakral tahbisan imam Diosesan Keuskupan Palangka Raya di Paroki Santa Maria De La Salette, yang digelar di Arena Tiara Batara Muara Teweh, Rabu (22/4/2026) petang.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bahrum, Shalahuddin menekankan bahwa tahbisan imam bukan sekedar seremoni keagamaan, melainkan peristiwa spiritual yang sarat makna dan penuh sukacita, tidak hanya bagi para imam yang ditahbiskan,tapi juga bagi seluruh umat Katolik, khususnya di wilayah Keuskupan Palangka Raya.

“Peristiwa ini menjadi tanda nyata bahwa karya Tuhan terus hidup dan hadir di tengah umat-Nya, memanggil putra-putra terbaik untuk mengabdikan diri sebagai pelayan umat Allah,” tegas Bahrum membacakan sambutan Bupati.

Lebih dari itu, Shalahuddin juga menyoroti peran strategis para tokoh agama di tengah masyarakat yang majemuk. Ia menilai, para imam yang baru ditahbiskan diharapkan mampu tampil sebagai jembatan kasih, pembawa damai, sekaligus motor penggerak dalam memperkokoh persatuan di tengah keberagaman.

“Dalam kehidupan bermasyarakat yang plural, peran tokoh agama sangat vital dalam menciptakan suasana yang damai, harmonis, dan penuh toleransi,” lanjutnya.

Shalahuddin juga mengingatkan bahwa tugas seorang imam adalah panggilan luhur yang tidak hanya berkutat pada pelayanan keagamaan,tapi juga mengemban tanggung jawab besar dalam membangun nilai-nilai moral, mempererat persaudaraan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Pesan khusus pun disampaikan kepada para imam yang baru ditahbiskan agar senantiasa menjadi gembala yang dekat dengan umat, peka terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menghadirkan kasih Kristus dalam kehidupan nyata sehari-hari.

“Layanilah umat dengan hati yang tulus dan penuh kasih, pegang teguh ajaran gereja, dan terus bangun semangat persaudaraan,” pesan Shalahuddin melalui Bahrum.

Menutup sambutan, Bahrum menegaskan,Pemkab Batara akan terus memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.

Acara tahbisan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Katolik dari berbagai penjuru Batara yang turut merasakan sukacita atas momen bersejarah tersebut.(Ist/nh/Lim)