Shalahuddin Buka Safari Ramadhan dari Wilayah Terjauh, Bukti Nyata Kepedulian Tanpa Batas

Foto. Bupati Batara H.Shalahuddin didampingi Sekda Muhlis, Asisten Sekda dan Kepala OPD lingkup Pemkab Batara melaksanakan shalat Isya dan shalat Tarawih di Masjid Al Muthmainnah Dermaga Muara Teweh, Selasa malam (24/2/2026)

Muara Teweh,Jendela Kalteng

Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan menyelimuti Kabupaten Barito Utara (Batara) saat Bupati H.Shalahuddin melaksanakan shalat tarawih berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al Muthaminnah Dermaga Muara Teweh, Selasa (24/2/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Shalahuddin menegaskan bahwa shalat tarawih bukan sekadar ibadah sunnah yang rutin dilakukan setiap bulan suci Ramadan. Lebih dari itu, tarawih merupakan momentum istimewa untuk memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta mempererat tali persaudaraan antarumat.

“Shalat tarawih bukan hanya ibadah tambahan, tapi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, melatih ketabahan dalam beribadah, serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Shalahuddin di hadapan jamaah yang memadati masjid.

Menurutnya, melalui shalat tarawih, seluruh umat Islam berdiri sejajar di hadapan Allah SWT tanpa memandang jabatan, kedudukan, maupun latar belakang sosial. Momentum inilah yang menjadi pengingat bahwa persatuan dan kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun daerah.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh umat Muslim di Batara yang telah memakmurkan masjid dan musala, baik dengan ibadah wajib maupun sunnah selama Ramadan. Biasanya, jumlah jamaah salat Magrib di masjid tersebut hanya puluhan orang. Namun selama Ramadan, jumlahnya meningkat signifikan dengan pelaksanaan tarawih berjamaah yang semakin semarak.

Tak hanya itu, Shalahuddin juga menegaskan komitmen Pemkab Batara untuk terus menghadirkan kebersamaan melalui program Safari Ramadan yang akan menjangkau sejumlah desa dan kecamatan.

“Insya Allah, dua hari mendatang Safari Ramadan akan kita mulai dari wilayah kecamatan yang paling jauh, yakni Kecamatan Gunung Purei, kemudian dilanjutkan ke kecamatan dan desa-desa lainnya. Ini sebagai bentuk perhatian dan pemerataan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap, momentum Ramadan menjadi penguat sinergi antara jajaran birokrasi di lingkungan Pemkab Batara dengan masyarakat hingga ke pelosok desa.

“Kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat adalah fondasi penting dalam membangun daerah serta meningkatkan kesejahteraan secara merata,” pungkasnya.

Ramadan kali ini bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguat komitmen bersama untuk menjadikan Batara semakin religius, harmonis, dan sejahtera.(Ist/nh/Lim)