Serius Menuju Pembangunan Hijau, Barito Utara Kolaborasi Akademisi Petakan Emisi GRK 2025

WhatsApp Image 2026-01-01 at 02.43.03

Foto. Dinas Lingkungan Hidup Barut, menggelar kegiatan Ekspose Laporan Inventarisasi Emisi GRK Tahun 2025, Rabu (3/12/2025).(Jendela Kalteng/Ist)

Muara Teweh,Jendela Kalteng

Kabupaten Barito Utara (Barut) semakin memperkuat upaya mitigasi perubahan iklim dengan menggandeng akademisi dalam penyusunan Laporan Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) tahun 2025. Kegiatan ini dipresentasikan di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barut, Rabu (3/12/2025).

Pelaksana Tugas Kepala DLH Barut drg. Dwi Agus Setijowati, menekankan bahwa inventarisasi emisi GRK menjadi langkah strategis bagi daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan rendah karbon. “Data emisi yang akurat dan transparan akan menjadi fondasi perencanaan pembangunan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim di Barito Utara,”ucapnya.

Kegiatan melibatkan kolaborasi DLH Barut dengan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (Unlam), yang selama tiga bulan terakhir melakukan penghitungan emisi pada sektor energi, limbah, pertanian, industri, serta perubahan penggunaan lahan dan kehutanan. Pendanaan berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2025.

Dr. Rizqi Putri Mahyudin dari Fakultas Teknik Unlam menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemkab Barut. “Inventarisasi ini menjadi pijakan penting bagi perencanaan mitigasi perubahan iklim yang berbasis data dan konsisten,”kata dia.

Melalui kegiatan ini,Barut menunjukkan komitmen nyata dalam mengintegrasikan data akademik ke kebijakan publik, sekaligus mendorong pembangunan rendah karbon dan peningkatan kualitas lingkungan hidup. (Ist/nh/Lim)