Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Polie Turun Reses di 3 Kecamatan

Foto. Anggota DPRD Gumas Polie L Mihing saat reses perseorangan di Desa Tumbang Hamputung Kecamatan Kahayan Hulu Utara baru-baru ini. (Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Sebanyak 25 orang anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) melaksanakan reses perseorangan di dapil masing-masing yang dilaksanakan 15 sampai 20 Januari 2024.
Anggota DPRD Gumas dapil III Polie L Mihing memilih melaksanakan reses perseorangan di Desa Tumbang Manyoi dan Desa Tumbang Koroi kecamatan Miri Manasa. Dilanjutkan ke Desa Tumbang Mahuroi Kecamatan Damang Batu dan Desa Tumbang Hamputung Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut).
“Reses perseorangan yang kita lakukan selain ajang silaturahmi, juga dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat, menyerap keluhan masyarakat dan mendengarkan masukan dari masyarakat,” kata Polie, Senin (22/1).
“Reses perseorangan juga dalam rangka memantau, memonitoring pelaksanaan pembangunan di wilayah dapil tiga yang mencakup Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa dan Damang Batu,” tambah Polie.
Legislator dua periode yang kembali maju menjadi caleg di Pemilu 14 Februari mendatang itu mengungkapkan dalam pertemuan dengan masyarakat Desa Tumbang Manyoi, dirinya menerima banyak aspirasi diantaranya tidak berfungsinya sinyal telekomunikasi serta infrastruktur jalan yang diharapkan bisa dalam kondisi fungsional.
“Warga desa berharap bantuan bibit disektor peternakan, perikanan, perkebunan untuk meningkatkan kesejahteraan, serta pemberian vaksin untuk bibit ternak dan ikan dari dinas terkait untuk pencegahan penyakit,” tutur Polie.
Terkait BPJS Kesehatan, warga desa menginginkan Dinas Sosial (Dinsos), RSUD, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan pihak BPJS memberikan sosialisasi terkait BPJS gratis.
Dinsos, Dinkes, dan Disdukcapil dinilai masih belum optimal turun ke desa mensosialisasikan BPJS gratis. Untuk Disdukcapil, masyarakat berharap bagaimana KTP yang dimiliki bisa langsung aktif menjadi peserta BPJS.
“Di Desa Tumbang Koroi, warga desa mengharapkan pembangunan rumah dinas guru serta sarana prasarana kesehatan,” imbuhnya.
Menyoal hasil reses di Tumbang Mahuroi, Politikus Partai Hanura itu mengatakan masyarakat menginginkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas melalui dinas terkait menganggarkan dana untuk pemotongan beberapa bukit yang tinggi.
“Di Tumbang Miri, Tumbang Napoi dan beberapa desa di Kecamatan Damang Batu, warga mengeluhkan tegangan listrik PLN yang tidak stabil. Akibatnya, pendistribusian air PDAM di Tumbang Miri jadi terhambat. Warga berharap PLN dan PDAM bisa maksimal melayani kepentingan warga terkait listrik dan air bersih,” beber Polie.
Wakil rakyat cukup vokal itu menambahkan, reses perseorangan merupakan kewajiban semua anggota DPRD Gumas dalam menampung aspirasi masyarakat. (nh)