SDN 1 Petak Bahandang Dilalap Api,Kerugian Tembus Ratusan Juta, Polisi Buru Titik Awal Kebakaran

Foto. Jajaran personel Polres Gumas bersama personel Polsek Kurun lterjun angsung ke lokasi musibah kebakaran yang menghanguskan bangunan SDN 1 Petak Bahandang,serta satu unit rumah warga, pada Kamis (29/1/2026) malam.(Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Jajaran Polres Gunung Mas (Gumas) kembali menunjukkan kesigapan dalam merespons laporan darurat masyarakat melalui layanan Call Center 110. Pada Kamis (29/1/2026)malam, tim gabungan yang terdiri dari Piket Pamapta Polres Gumas, piket fungsi, dan personel Polsek Kurun lterjun angsung ke lokasi musibah kebakaran yang menghanguskan bangunan SDN 1 Petak Bahandang,serta satu unit rumah warga.
Upaya respons cepat ini dipimpin langsung Kanit Pamapta Ipda Yudi Harjono, guna memastikan pengamanan area dan membantu proses evakuasi di Jalan Lintas Desa Petak Bahandang, RT. 006/RW. 002, Kecamatan Kurun.
Peristiwa bermula sekira pukul 22.00 WIB, ketika seorang saksi bernama Pranklin melihat percikan api muncul dari sebuah perangkat salon (pengeras suara) yang terpasang di ventilasi sekolah. Meski warga sempat berupaya memindahkan perangkat tersebut ke luar gedung, api diduga kembali berkobar dan membesar satu jam kemudian hingga merembet ke pemukiman warga.
Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo,melalui Ipda Yudi Harjono, di lokasi kejadian menyatakan bahwa kehadiran Polri merupakan bentuk komitmen pelayanan prima demi meminimalisir dampak kerugian bagi masyarakat.
“Kami segera berkoordinasi dengan piket fungsi dan Polsek Kurun setelah menerima laporan melalui 110. Instruksi Pak Kapolres sangat jelas, yakni mengedepankan keselamatan warga dan segera mengamankan status quo TKP guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tegas Yudi. Jumat (30/1/2026) siang
Menurutnya, akibat insiden ini, bangunan sekolah dan satu rumah warga mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian materil mencapai kurang lebih Rp 200.000.000.
“Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,”cetusnya.
Hingga saat ini, pihak Kepolisian telah melakukan langkah-langkah procedural,yakni identifikasi awal,dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk Kades Petak Bahandang, Dedianyo, Kepala Sekolah,dan Pak Dawid E. Kaharap.
Selanjutnya,pengamanan dengan memasang garis polisi (police line) untuk mencegah masyarakat memasuki area gedung yang rentan runtuh, penyelidikan,dimana kasus ini kini ditangani secara intensif oleh Polsek Kurun yang dipimpin Iptu Chintya Pradjipta Putri untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Lantas Polres Gumas pun mengimbau kepada seluruh instansi pendidikan dan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi kelistrikan di gedung-gedung tua guna mencegah potensi arus pendek yang dapat memicu kebakaran serupa.(nh