Sampah Menumpuk Anggota Dewan Berharap Segera Ditindaklanjuti Dengan Langkah Nyata

Selasa, 7 April 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD, Nety Herawati

Muara Teweh, Jendela Kalteng
Tumpukan sampah yang tak kunjung terangkut di kawasan pertokoan dan permukiman memicu sorotan dari DPRD Barito Utara. Kondisi ini dinilai mencerminkan belum optimalnya sistem pengelolaan persampahan di lapangan.

Ketua Komisi I DPRD, Nety Herawati, menegaskan bahwa keluhan masyarakat terkait layanan persampahan harus segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata, bukan sekadar wacana.

“Fakta di lapangan menunjukkan masih banyak sampah yang menumpuk karena tidak terangkut tepat waktu. Bahkan, bak sampah yang sudah penuh sering dibiarkan tanpa penanganan cepat,” ujarnya usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) lanjutan, Selasa (7/4/2026).

Ia mengungkapkan, persoalan tidak hanya terjadi pada keterlambatan pengangkutan, tetapi juga keterbatasan fasilitas seperti bak penampungan serta penempatan lokasi pembuangan yang dinilai kurang tepat, khususnya di area pertokoan.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berdampak pada kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

“Penempatan bak sampah di pusat aktivitas ekonomi perlu dievaluasi. Jangan sampai justru mengganggu aktivitas dan citra kawasan,” tegasnya.

Selain itu, DPRD juga menyoroti belum terakomodasinya pengangkutan sampah berukuran besar seperti limbah kayu dan material bangunan. Jenis sampah ini kerap dibiarkan menumpuk karena tidak terjangkau sistem yang ada.

Untuk itu, Nety mendorong adanya inovasi dalam pelayanan, termasuk penambahan fasilitas dan penggunaan kendaraan pengangkut skala kecil agar mampu menjangkau gang-gang sempit di kawasan permukiman.

“Kalau akses jalan terbatas, maka armada juga harus menyesuaikan. Motor sampah atau kendaraan kecil bisa jadi solusi agar pelayanan lebih merata,” jelasnya.

Melalui pembahasan Raperda Pengelolaan Persampahan yang masih berlangsung, DPRD berharap lahir regulasi yang tidak hanya normatif, tetapi benar-benar menjawab persoalan di lapangan.

“Intinya, masyarakat butuh perubahan nyata. Sistem harus dibenahi, fasilitas ditambah, dan pengawasan diperkuat agar persoalan sampah ini tidak terus berulang,” pungkasnya. (Ist/Lim)

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Anggota Dewan Dukung Studi Banding Ke Nganjuk Momentum Penting Mempercepat Transpormasi Pertanian
Anggota Dewan Apresiasi Pelaksanaan UKW, Untuk Tingkatkan Profesionalisme Wartawan
Anggota DPRD Jamilah Apresiasi Langkah Pemkab Barito Utara Tingkatkan Kualitas Fasilitas Kesehatan
Anggota DPRD Dukung Pendidikan Gratis, Dan Dapat Dirasakan Manfaatnya Bagi Masyarakat
Anggota DPRD Rosi Wahyuni: Semangat Kartini Harus Kita Wujudkan Melalui Tindakan Nyata
Anggota DPRD Apresiasi Kegiatan Lomba Puisi, Hidupkan Semangat Kartini
Pengelolaan Koperasi Desa Sistem Digitalisasi sebagai Suatu Keharusan
Patih Herman AB, Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Dan Kesiapan Infrastruktur Dalam Pelaksanaan TKA SD

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:41 WIB

Anggota Dewan Dukung Studi Banding Ke Nganjuk Momentum Penting Mempercepat Transpormasi Pertanian

Kamis, 23 April 2026 - 19:38 WIB

Anggota Dewan Apresiasi Pelaksanaan UKW, Untuk Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

Kamis, 23 April 2026 - 19:36 WIB

Anggota DPRD Jamilah Apresiasi Langkah Pemkab Barito Utara Tingkatkan Kualitas Fasilitas Kesehatan

Kamis, 23 April 2026 - 19:34 WIB

Anggota DPRD Dukung Pendidikan Gratis, Dan Dapat Dirasakan Manfaatnya Bagi Masyarakat

Rabu, 22 April 2026 - 19:32 WIB

Anggota DPRD Rosi Wahyuni: Semangat Kartini Harus Kita Wujudkan Melalui Tindakan Nyata

Berita Terbaru