Reses di RSUD Kuala Kurun, Rayaniatie Djangkan Desak Pemkab Gumas Perkuat Fasilitas Kesehatan, UGD, Ambulans, dan Alat Medis Tak Boleh Lagi Jadi Kendala!

Foto. Anggota DPRD Gumas, Rayaniatie Djangkan.(jendelakalteng/njh)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Komitmen memperjuangkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas kembali ditegaskan Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas), Rayaniatie Djangkan, saat melaksanakan reses perorangan di RSUD Kuala Kurun, Selasa (21/7/2026).

Reses tersebut dimanfaatkan legislator senior yang akrab disapa Raya itu untuk berdialog secara langsung dengan jajaran tenaga medis dan tenaga kesehatan guna menyerap berbagai aspirasi terkait peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Berbagai persoalan strategis mengemuka, mulai dari kebutuhan sarana dan prasarana, kelengkapan peralatan medis, hingga penguatan fasilitas penunjang pelayanan kepada masyarakat.

“Reses yang saya lakukan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mendengar secara langsung dan menyerap aspirasi seluruh tenaga medis maupun tenaga kesehatan di RSUD Kuala Kurun,” ujar Raya melalui pesan singkat usai kegiatan.

Dari hasil dialog tersebut, Raya menilai masih terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang harus segera menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gumas. Menurutnya, sebagai rumah sakit rujukan daerah, RSUD Kuala Kurun harus didukung fasilitas yang memadai agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas.

Ia menegaskan, keterbatasan fasilitas kesehatan tidak boleh menjadi hambatan bagi tenaga medis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah diminta memberikan perhatian lebih terhadap penguatan infrastruktur dan fasilitas rumah sakit.

Politisi yang telah empat periode duduk di DPRD Gumas itu secara khusus menyoroti perlunya penambahan dan pembaruan peralatan medis, penguatan ketersediaan armada ambulans, serta peningkatan fasilitas di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Menurutnya, UGD merupakan pintu utama pelayanan pasien dalam kondisi darurat sehingga harus didukung dengan fasilitas yang representatif.

“Rumah sakit harus mendapatkan perhatian yang lebih serius. Peralatan medis perlu dilengkapi, ketersediaan ambulans harus memadai, dan fasilitas ruang UGD juga harus ditingkatkan sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi tenaga kesehatan maupun pasien,”tegas Raya.

Ia menambahkan, peningkatan fasilitas kesehatan bukan sekedar memenuhi kebutuhan operasional rumah sakit,tapi merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gumas.

Karena itu, Raya menegaskan,seluruh aspirasi yang dihimpun selama reses akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan sektor kesehatan.

“Pelayanan rumah sakit menyangkut kepentingan masyarakat luas. Jika kita ingin mewujudkan program Tambun Bungai Sehat, maka yang harus dilakukan adalah memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas, nyaman, dan maksimal. Saya berharap pemerintah daerah benar-benar memberikan dukungan serius terhadap peningkatan fasilitas dan pelayanan di RSUD Kuala Kurun,”pungkas Raya. (Njh)