Ratusan Orang Berhasil Diselamatkan dari Narkoba

IMG_20231123_231408

Foto.  Kapolres Gumas  AKBP Asep Bangbang Saputra bersama Staf Ahli Bupati Gumas bidang Ekobang Guanhin, Waket PN Kurun Galih Bawono, Kasi Pidum Kejari Gumas Mosesz, Kasatresnarkoba Iptu Aditya Arya Nugroho, serta perwakilan P4GN Gumas, memusnahkan barang bukti narkoba  di Mapolres Gumas,  Kamis (23/6) sore. (Jendela Kalteng/nh)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) kembali menyelamatkan kurang lebih 642 orang masyarakat Gumas dari penyalahgunaan barang haram narkoba [narkotika, psikotropika dan obat terlarang lainnya] kurun waktu Oktober 2023.

Hal itu disampaikan Kapolres Gumas AKBP Asep Bangbang Saputra pada perss release pemusnahan barang bukti narkoba, di Mapolres setempat, Kamis (23/6) sore.

“Jumlah tersangka sebanyak dua orang laki-laki, berinisial AB dan K.  Dari tersangka AB diamankan barang bukti sabu dengan berat kotor 108,3 gram, dan berat bersih 95,66 gram,” kata Asep,

“Dari tersangka K,diamankan barang bukti sabu dengan berat kotor 20,12 gram, dan berat bersih 15,35 gram. Jika semua diuangkan, didapati nominal sebesar Rp 321.050.000,” ujar Asep melanjutkan.

Adapun modus operandi, Asep menyebut antar kedua tersangka bukan merupakan satu jaringan, dan tidak mengenal satu sama lain.

Kapolres yang didampingi Staf Ahli Bupati Gumas bidang Ekobang Guanhin, Wakil Ketua (Waket) Pengadilan Negeri (PN) Kuala Kurun Galih Bawono, Kasi Pidum Kejari Gumas Mosesz, Kasatresnarkoba Iptu Aditya Arya Nugroho, serta perwakilan P4GN Gumas, menegaskan kembali komitmen Polres Gumas menindak tegas bandar maupun pengedar narkoba di wilayah Gumas.

Polres Gumas juga mendukung sikap tegas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas perang terhadap narkoba.

Kapolres berharap masyarakat Gumas khususnya generasi muda tidak berkompromi dengan narkoba. Narkoba merusak kesehatan, memberi dampak buruk bagi lingkungan sosial dan masa depan.

“Bersama kita minimalisir peredaran narkoba di wilayah ini dengan keterlibatan semua elemen masyarakat yang saling bersinergi,” kata Asep.

Pria asal Sumedang Jawa Barat itu menegaskan peran orang tua dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dinafikan. Orang tua patut memberikan kepada anak pendidikan agama, akhlak, kasih sayang, bimbingan dan perhatian.

“Memberikan kebebasan kepada anak dengan pengawasan aktif dan bijaksana. Mendorong anak untuk meraih prestasi demi masa depan yang gemilang,” demikian Asep. (nh)