Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pemanfaatan Lahan

Foto.  Anggota DPRD Gumas Untung Jaya Bangas.(Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) harus terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas melalui pemanfaatan lahan secara optimal.

Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) Untung Jaya Bangas menyampaikan hal itu, Senin (15/1), terkait pentingnya ketahanan pangan dalam mendukung pertahanan keamanan, ekonomi, sosial dan politik.

“Ketahanan pangan dalam arti luas, seperti pertanian, peternakan, perikanan dan Perkebunan. Ini [ketahanan pangan] sangat penting dalam mendukung peningkatan perekonomian Masyarakat,” kata Untung.

Menurut Untung, ketahanan pangan merupakan kondisi dimana kebutuhan pangan rumah tangga tercukupi, baik dari jumlah dan mutunya, serta aman dan terjangkau.

“Perwujudan ketahanan pangan dapat dicapai melalui ketersediaan pangan dan cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan serta pencegahan dan penanggulangan rawan pangan,” ujar Untung.

Ia mengimbau secara bersinergi membangun ketahanan pangan di Kabupaten Gumas dalam mendukung pertahanan keamanan, sosial, ekonomi dan politik.

“Pengembangan ketahanan pangan di Kabupaten Gunung Mas dapat dilakukan melalui penyediaan benih padi dan pupuk, pengoptimalan infrastruktur irigasi, serta penyediaan bibit ternak dan benih ikan,” ungkap legislator dua periode yang maju kembali menjadi caleg dapil I Kalteng untuk DPRD Provinsi Kalteng di pemilu 14 Februari mendatang.

Politisi Demokrat itu mengajak masyarakat Gumas untuk mendukung ikhtiar Pemkab Gumas dalam memperkuat ketahanan pangan dalam arti luas dengan memanfaatkan lahan dan pekarangan untuk menanam padi dan sayur-sayuran, serta membudidayakan ikan, ayam, babi, sapi dan ternak lainnya.

Untung pun meminta masyarakat Gumas untuk meninggalkan pola pikir pragmatis dan beralih ke pola piker yang realistis, di mana masyarakat tidak lagi selalu bergantung pasokan sayuran, ikan dan ternak dari luar Gumas, tapi mengelola potensi lahan yang ada untuk pengembangan pertanian dalam arti luas dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera. (nh)