Pengamanan Lebaran Dimulai! Bupati Jaya Pimpin Apel Besar Operasi Ketupat Telabang 2026

Foto. Bupati Gumas, Jaya Samaya Monong menjadi Inspektur Upacara pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Telabang-2026 di Lapangan Tantya Sudhirajati Polres Gumas, Kamis (12/3/2026) sore. Jaya didampingi Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, dan Dandim 1018/Gumas Letkol Inf. Ahmad Rahmatullah.(Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Telabang-2026. Kegiatan yang menjadi simbol kesiapan dan sinergisitas lintas sektoral ini berlangsung khidmat di Lapangan Tantya Sudhirajati Polres Gumas, Jl. Bhayangkara No. 1, Kelurahan Kuala Kurun, Kamis (12/03/2026) sore.

Apel dimulai pukul 16.00 WIB hingga 17.10 WIB  dipimpin langsung oleh Bupati Gumas, Jaya Samaya Monong, selaku Inspektur Upacara. Jaya didampingi Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, dan Dandim 1018/Gumas Letkol Inf. Ahmad Rahmatullah.

Hadir dalam barisan kehormatan, Wakapolres Gumas KOMPOL Indras Purwoko, jajaran unsur FKPD, Kepala SOPD Gumas, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Gumas. Semangat gotong royong juga terlihat dengan hadirnya mitra Polri dari Batamad dan RAPI Wilayah 10 Gumas.

Kesiapan personel ditunjukkan dengan kehadiran pasukan gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, 4 Pleton Polri dan 1 Pleton TNI Kodim 1018/GMS, Instansi Pemerintah, Satpol PP, BPBD, Bandara Kuala Kurun, dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Lapangan, serta Elemen Masyarakat,seperti Polisi Keamanan Sekolah (PKS) dan organisasi adat Batamad.

Dalam amanat tertulis, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,yang dibacakan oleh Bupati Jaya, ditekankan bahwa apel ini merupakan wujud komitmen nyata untuk menyukseskan arus mudik dan balik lebaran.

“Apel ini adalah bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana. Kita ingin memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,”kata Jaya saat membacakan amanat.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat secara nasional pada tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polri menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi “Ketupat-2026” selama 13 hari, mulai  13 hingga 25 Maret 2026, dengan total 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Selain pengaturan lalu lintas dan penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai rekayasa jalan (one way dan contra flow), Operasi Ketupat 2026 di wilayah Gumas juga akan fokus pada pengamanan Ojek Vital seperti Masjid, lokasi salat Id, objek wisata, dan pusat perbelanjaan, Keamanan Pemukiman,dengan Patroli rutin di rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta penyediaan layanan penitipan kendaraan di kantor polisi, Stabilitas Pangan,melalui monitoring stok BBM dan harga kebutuhan pokok agar tetap stabil dan tidak terjadi panic buying, dan Siaga Bencana dengan antisipasi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi sesuai prediksi BMKG.

Menutup amanatnya,Jaya mengajak seluruh personel untuk menjadikan tugas ini sebagai ladang ibadah. Masyarakat juga diimbau untuk aktif memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 jika menemui kendala di lapangan, guna mendapatkan solusi yang cepat dan tepat.

“Keberhasilan operasi ini adalah tanggung jawab kita bersama. Terus tingkatkan soliditas agar kita bisa mewujudkan mudik yang aman dan keluarga yang bahagia,”tandas Jaya.

Kegiatan diakhiri dengan pengecekan sarana transportasi dinas dan perlengkapan lapangan untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi prima sebelum diterjunkan ke titik-titik pengamanan.(nh)